Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Tanpa Ayah, Tanpa Arah (Fathering the Loneliest Gen): Menemukan Kembali Peran Ayah yang Hilang dalam Pola Pengasuhan Anak

Aku merasa fatherless karena aku tidak pernah merasakan kasih sayang ayah .

Memang, ia mencukupi semua kebutuhan lahir, tetapi tidak untuk kebutuhan batin. Ia ada, tapi seperti tiada.... "

Dunia sedang mengalami pandemi global tanpa ayah. Anak-anak yang kesepian, kehilangan arah, dan rentan terhadap masalah kesehatan mental ditengarai menjadi pemicu epidemi kesehatan masyarakat abad ke-21. Di sisi lain, fenomena generasi yang kesepian, mencari pelarian, dan terjerat kecanduan sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.

Menyadari kondisi darurat ini, Tanpa Ayah, Tanpa Arah hadir untuk membedah fenomena, yang perlahan tetapi pasti, telah menggerus generasi kitaanak-anak yang tumbuh tanpa figur ayah sejati.

Buku ini tidak hanya membuka mata terhadap luka tanpa ayah, tetapi juga memandu setiap ayah untuk kembali menjemput takdirnya: menjadi kompas, pelindung, dan sumber kekuatan bagi anak-anak mereka. Ayah bukan hanya pencari nafkah. Ayah adalah pemberi arah dalam perjalanan keluarga.

Ini bukan sekadar ajakan untuk merenungkan, melainkan undangan bagi setiap ayah: hadir utuhdengan hati, waktu, dan jiwa. Sebab, di balik mata kecil yang mencari, ada harapan besar yang berbisik, "Ayah, tunjukkan aku jalan."

Tanpa Ayah, Tanpa Arah adalah panggilan untuk bangkit, untuk menambal luka generasi yang kesepian, dan untuk mewariskan bukan hanya nama, melainkan juga nilai dan cinta sejati.


Wibowo, Agung Setiyo - Personal Name
Wongso, David - Personal Name
306.8742 WIB t
978-623-0070-95-2
306.8742
Printed Book
Indonesia
Elex Media Komputindo
2025
Jakarta
xvi, 280 hal.; 28 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...