Analisis Kerjasama Indonesia-Prancis dalam Defense Cooperation Agreement (Studi Kasus: Akuisisi Pesawat Rafale 2021-2024)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerjasama antara Indonesia dan Prancis dalam Defence Cooperation Agreement (DCA) dengan fokus pada akuisisi pesawat tempur Rafale selama periode 2021-2024. Kerjasama ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara serta modernisasi alutsista, khususnya melalui peningkatan teknologi militer. Dalam kerangka DCA, akuisisi Rafale menjadi simbol penting hubungan strategis kedua negara di bidang pertahanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, menganalisis dokumen resmi, wawancara, dan sumber sekunder terkait. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan neorealisme dan konsep strategic alignment model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi Rafale tidak hanya didorong oleh kebutuhan pertahanan nasional Indonesia, tetapi juga oleh dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks. Kerjasama ini memperlihatkan kepentingan bersama kedua negara dalam menjaga stabilitas regional, meningkatkan kemampuan interoperabilitas militer, serta memperkuat hubungan bilateral dalam menghadapi tantangan keamanan global. Selain itu, penelitian ini mengkaji implikasi kerjasama ini terhadap kebijakan pertahanan Indonesia di masa depan, termasuk potensi transfer teknologi dan pelatihan militer.
Kata Kunci: Kerjasama Pertahanan, Indonesia-Prancis, Defence Cooperation Agreement, Rafale, modernisasi militer, geopolitik Indo-Pasifik.
Kata Kunci: Kerjasama Pertahanan, Indonesia-Prancis, Defence Cooperation Agreement, Rafale, modernisasi militer, geopolitik Indo-Pasifik.
Muhammad Aditya Dwiputra - Personal Name
120105097 - Muhammad Aditya Dwiputra
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
115 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...