Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Implementasi Kerja Sama Amerika Serikat-Korea Selatan dalam Penempatan Sistem Terminal High Altitude Area Defense (Thaad) untuk Menangkal Ancaman Rudal Korea Utara (2016-2023)

Penelitian ini berjudul "Implementasi Kerja Sama Amerika Serikat-Korea Selatan dalam Penempatan Sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) untuk Menangkal Ancaman Rudal Korea Utara (2016-2023)" dan bertujuan untuk mengkaji bagaimana bentuk kerja sama pertahanan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam menghadapi ancaman militer dari Korea Utara. Fokus utama dari penelitian ini adalah melihat peran dan implementasi sistem pertahanan udara THAAD dalam menghadapi ancaman tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan Balance of Threat dari Stephen M. Walt, yang menjelaskan bahwa aliansi atau kerja sama pertahanan terbentuk karena adanya persepsi ancaman yang tinggi. Teori ini menekankan empat faktor utama yang membentuk aliansi, yaitu kekuatan agregat, niat agresif, kedekatan wilayah, dan kemampuan menyerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan THAAD merupakan bagian dari langkah nyata Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mengantisipasi serta menghadapi ancaman nyata dari Korea Utara yang terus mengembangkan senjata nuklir dan rudal balistik. Korea Utara dianggap memenuhi semua kriteria sebagai ancaman dalam Balance of Threat, seperti kekuatan militer yang terus meningkat, sikap dan kebijakan yang agresif, lokasi geografis yang dekat dengan Korea Selatan, serta kemampuan ofensif yang kian maju. Meskipun kehadiran THAAD mampu memperkuat sistem pertahanan Korea Selatan dan menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk melindungi kawasan Asia Timur, keberadaan sistem ini belum sepenuhnya mampu menghentikan pengembangan senjata baru Korea Utara, seperti rudal hipersonik. Selain itu, penempatan THAAD juga menghadapi tantangan lain seperti penolakan dari sebagian masyarakat Korea Selatan serta tekanan diplomatik dari China. Oleh karena itu, kerja sama antara Amerika Serikat dan Korea Selatan harus terus diperkuat, baik melalui pengembangan teknologi pertahanan yang lebih canggih maupun dengan meningkatkan integrasi THAAD ke dalam sistem pertahanan nasional Korea Selatan seperti KAMD, Kill Chain, dan KMPR.

Kata Kunci: Amerika Serikat, Korea Selatan, THAAD, Korea Utara
Muhammad Khoirul Anami - Personal Name
118105061 - Muhammad Khoirul Anami
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
80 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...