Pengaruh Work Motivation, Transformational Leadership, dan Organizational Culture terhadap Employee Performance dengan Job Satisfaction sebagai Variabel Mediasi pada Perusahaan Manufaktur di Kab. Bekasi dan Kab. Purwakarta
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antar motivasi kerja, kepemimpinan trasnformasional dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan dampaknya terhadap kinerja karyawan. Tulisan ini dimaksudkan untuk menjadi tinjauan kritis bagi para akademisi yang meneliti bidang manajemen sumber daya manusia (SDM). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan manufaktur di Kab. Bekasi dan Kab. Purwakarta yang berjumlah 177 responden. Data penelitian diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang diberikan dengan penilaian Likert kuantitatif dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis SEM (Structural Equation Modelling) dengan bantuan program SEM PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian data menunjukkan bahwa (1) Work Motivation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction. Semakin tinggi work motivation maka semakin baik job satisfaction, demikian sebaliknya semakin rendah work motivation maka semakin rendah job satisfaction; (2) Transformational Leadership tidak berpengaruh signifikan terhadap Job Satisfaction. Tinggi rendah transformational leadership tidak dapat berpengaruh terhadap tinggi rendah job satisfaction; (3) Organizational Culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction. Semakin tinggi organizational culture maka semakin baik job satisfaction demikian sebaliknya semakin rendah organizational culture maka semakin rendah job satisfaction; (4) Job Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Performance. Semakin tinggi job satisfaction maka semakin baik employee performance demikian sebaliknya semakin rendah job satisfaction maka semakin rendah employee performance; (5) Job Satisfaction memediasi pengaruh Work Motivation terhadap Employee Performance; (6) Job Satisfaction tidak memediasi pengaruh Transformational Leadership terhadap Employee Performance; (7) Job Satisfaction memediasi pengaruh Organizational Culture terhadap Employee Performance dengan dimediasi oleh Job Satisfaction. Hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi sebesar 57,5% oleh variabel job satisfaction, sedangkan variabel job satisfaction dipengaruhi sebesar 67,5% oleh variabel work motivation, transformational leadership, dan organizational culture. Faktor-faktor lain di luar penelitian ini mempengaruhi sisanya. Karyawan merupakan aset berharga yang harus dijaga oleh perusahaan atau organisasi karena merekalah ujung tombak dalam proses produksi. Motivasi, kepemimpinan, dan budaya organisasi karyawan perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan kerja. Selanjutnya jika kepuasan kerja meningkat maka kinerja karyawanpun akan meningkat.
Kata Kunci: Work Motivation, Transformational Leadership, Organizational Culture, Job Satisfaction, Employee Performance
Kata Kunci: Work Motivation, Transformational Leadership, Organizational Culture, Job Satisfaction, Employee Performance
Hitler P. Sigalingging - Personal Name
Hitler P. Sigalingging - 222110032
TESIS MM
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
187 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...