Analisis Framing Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki Terhadap Pemberitaan Institusi Polri Pada Kasus Ferdy Sambo Melalui Media Kompas.Com dan Detik.Com
Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo langsung disorot oleh hampir seluruh media dengan menyuguhkan pemberitaan dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan framing media terhadap suatu peristiwa turut menggiring opini masyarakat secara luas sehingga sudut pandang masyarakat dapat dibentuk dengan pilihan framing yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Analisis Framing Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki Terhadap Pemberitaan Institusi Polri Pada Kasus Ferdy Sambo Melalui Media Kompas.Com dan Detik.Com. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompas.com dan Detik.com sama sama melihat kasus Ferdy Sambo dari sudut pandang akibat yang ditimbulkan atau dampak yang dirasakan bagi institusi Polri. Kompas.com menggunakan narasi bahwa kasus Ferdy Sambo merupakan pukulan telak bagi Polri, sedangkan Detik.com lebih menggunakan narasi faktor yang menyebabkan terpuruknya citra polri dikarenakan 87% warga masyarakat mengetahui kasus Ferdy Sambo. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan terhadap cara media mengkonstruksi fakta yang ada sesuai arah pemberitaan yang dikehendaki secara konstruksi meskipun sama sama melihat dari perspektif akibat namun berita yang disampaikan memiliki arah yang berbeda. Kompas.com dan Detik.com berusaha membawa pembaca pada sebuah fakta tentang kasus Ferdy Sambo yang menjadi sorotan dan dikawal terus oleh masyarakat.
Kata Kunci: Framing, Kompas.com, Detik.com, Institusi Polri.
Kata Kunci: Framing, Kompas.com, Detik.com, Institusi Polri.
M. Nailur Rofi - Personal Name
M. Nailur Rofi - 221122033
TESIS MIK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
107 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...