Persaingan Hegemoni Jepang dan Korea Selatan Dalam Mengontrol Stabilitas Keamanan di Kawasan Asia Timur
Peneitian ini membahas mengenai dinamika antara Jepang dan Korea Selatan dan pengaruhnya terhadap stabilitas keamanan kawasan Asia Timur. Sejak masa kolonialisme Jepang pada tahun 1910 sampai dengan sekarang, kedua negara masih sering mengalami ketengangan, terutama terkait dengan isu sejarah penjajahan dan sengketa teritorial. Meski Jepang dan Korea Selatan saat ini tergabung dalam aliansi Amerika Serikat, kedua negara masih beum memiliki kemitraan yang harmonis akibat seharah pahit yang belum sepenuhnya dilupakan oleh masyarakat Korea Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika hubungan kedua negara mempengaruhi stabilitas keamanan di Asia Timur. Penelitian ini menggunakan teori Regional Security Complex yang dikemukan oleh Barry Buzan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuaitatif yang bertujuan untuk menggambarkan fakta-fakta empiris dan memberikan argumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedetakan geografis antara Jepang dan Korea Selatan menjadi faktor utama yang menciptkan ketegangan. Pola permusuhan dan perlombaan senjata antara kedua negara ini juga sangat berpengaruh pada stabilitas kawasan Asia Timur. Hal inipun menjadi alasan sulitnya Asia Timur mencapai konsep
perdamaian.
Kata kunci: Keamanan, Regional Security Complex, Kompleksitas Asia Timur.
perdamaian.
Kata kunci: Keamanan, Regional Security Complex, Kompleksitas Asia Timur.
Tiyas Sintiya - Personal Name
221131053 - Tiyas Sintiya
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...