Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Kerjasama Indonesia dan Tiongkok Studi Kasus: Kesepakatan Kerjasama Two Countries Twin Parks 2021-2022

Penelitian ini akan menganalisa tentang skema kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dalam kesepakatan kerja sama Two Countries Twin Parks serta
tantangan yang dihadapi dan peluang yang dapat di ambil dalam kesepakatan kerja sama tersebut pada tahun 2021 hingga 2022. Dalam penelitian ini dijelaskan bahwa kerja sama Two Countries Twin Parks merupakan upaya untuk mewujudkan kepentingan nasional kedua negara dalam bidang ekonomi, manufaktur dan perdagangan. Dalam menganalisa kesepakatan kerja sama Two Countries Twin Parks antara Indonesia dan Tiongkok, penulis menggunakan kacamata liberalisme, konsep kerja sama internasional dan teori kendala (internal constraint and external constraint). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Kerja sama ini merupakan bagian dari inisiatif kedua negara dalam menghilangkan berbagai hambatan agar tercipta perdagangan bebas yang saling menguntungkan dan saling melengkapi atas keunggulan masing-masing negara terutama wilayah Fuqing, Fujian dengan kawasan industri di Batang, Bintan dan Aviarna Semarang. Dalam pelaksanaan kerja sama Two Countries Twin Parks, ada tantangan yang dihadapi baik dari faktor internal (dari dalam negeri) maupun faktor eksternal (dari luar negeri), namun dari tantangan tersebut terdapat peluang agar kerja sama ini dapat membuka potensi-potensi kerja sama lainnya dengan optimalisasi keuntungan kedua negara.

Kata kunci : Indonesia-Tiongkok, Two Countries Twin Parks, liberalisme, teori kendala
Rina Munawaroh - Personal Name
221131019 - Rina Munawaroh
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...