Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Rekonsiliasi Ethiopia dan Eritrea melalui “Joint Declaration of Peace and Friendship Agreement” Periode (2018 – 2023)

Perang yang berlangsung antara Ethiopia dan Eritrea resmi diakhiri melalui penandatanganan Joint Declaration of Peace and Friendship between Eritrea and Ethiopia pada Juli 2018. Perang yang terjadi antara tahun 1998 hingga 2000 dan situasi "no war, no peace" yang bertahan selama dua dekade, menyebabkan kerugian besar dan penderitaan dalam berbagai sektor. Pada 2018, perubahan pemerintahan Ethiopia memicu reformasi dengan persetujuan keputusan Eritrea-Ethiopia Boundary Commission (EEBC) dan menandatangani 'Joint Declaration of Peace and Friendship', yang memulai normalisasi hubungan dan perdamaian. Penulis menggunakan pemikiran liberalisme sebagai dasar kerangka konseptual yang kuat untuk penelitian ini. Ini mencakup pemahaman mengenai interaksi Ethiopia dan Eritrea, kerjasama internasional, dan dinamika kekuatan dalam konteks hubungan internasional untuk mencapai perdamaian dan stabilitas global. Penelitian ini juga mengkaji bagaimana konsep kepentingan nasional mempengaruhi proses rekonsiliasi antara Ethiopia dan Eritrea, dengan fokus pada bagaimana kepentingan dan kebijakan luar negeri memfasilitasi pemulihan hubungan dan kerjasama pasca-konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk membahas kepentingan Ethiopia dan Eritrea dalam rekonsiliasi melalui deklarasi damai tersebut, serta membahas implementasi rekonsiliasi ini mempengaruhi hubungan kedua negara pada periode 2018-2023.

Kata Kunci : Ethiopia, Eritrea, Rekonsiliasi, Perjanjian Damai
Iftinan - Personal Name
120105069 - Iftinan
skripsi hi
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
94 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...