Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Pembelian Pesawat Tempur Rafale Di Era Periode Kedua Presiden Joko Widodo: 2019-2024

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelian pesawat tempur Rafale di era periode kedua Presiden Joko Widodo (2019-2024). Kebutuhan akan pesawat tempur baru bagi Indonesia dinilai sangat mendesak, karena di tahun 2017 Indonesia memutuskan untuk memensiunkan pesawat tempur F-5 Tiger yang dinilai sudah tua. Ancaman yang dihadapi dari dinamika yang terjadi di Laut China Selatan dan hadirnya kapal selam bertenaga nuklir di kawasan Indo-Pasifik membuat Indonesia semakin dekat dengan ancaman yang ada, sehingga dibutuhkan kesiapan alutsista yang dimiliki oleh Indonesia. Pembelian Rafale juga menjadi yang pertama kali Indonesia memilih Perancis sebagai produsen pesawat tempur melalui Dassault Aviation. Penelitian ini menggunakan paradigma Neo-Realisme serta konsep Security Dilemma. Fokus utama dalam penelitian ini untuk melihat pembelian Rafale sebagai pilihan yang efektif bagi Indonesia dalam menghadapi dinamika yang terjadi di Kawasan Asia Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka atau data seuniverkunder, yakni dengan membaca dan menganalisis kembali literatur yang relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan Rafale juga menjadi hal yang menguntungkan bagi Indonesia, karena terdapat kesepakatan berupa Transfer of Technology dan bebas dari ancaman CAATSA dari Amerika Serikat.

Kata Kunci: Rafale, Perancis, Transfer Teknologi, CAATSA, Laut China Selatan, Minimum Essential Force
Aji Wido Asmoro - Personal Name
120105022 - Aji Wido Asmoro
skripsi hi
e-Book PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
121 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...