Analisa Kebijakan ASEAN Dalam Menangani Sea Piracy di Perairan Selat Malaka (2014-2018)
Selat malaka merupakan kawasan perairan yang ditetapkan sebagai jantung utama lautan yang mempunyai nilai strategis dan merupakan salah satu laut penting dalam perekonomian, kebudayaan dan politik dunia sehingga menyebabkan selat malaka menjadi sangat rentan terhadap aksi piracy. Piracy yang terjadi di selat malaka merupakan kejahatan transnasional yang menyebabkan ancaman bagi negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara. Dimana area ini menjadi tempat yang memiliki kasus perompakan yang tinggi terutama pada perairan selat malaka. Dalam menangani anacaman perompakan yang ada di kawasan Asia Tenggara menjadikan negara anggota ASEAN melaksanakan kerjasama. Sehingga anggota negara ASEAN harus menyelesaikan isu ini dengan cara komprehensip dan terintegrasi secara menyeluruh guna menjalani kerjasama yang mendalam melalui forum kerjasama kemaritiman di ASEAN. Munculnya isu keamanan maritime di wilayah Selat Melaka mendorong berbagai kepentingan negara-negara di dunia dan komunitas Internasional sebagai kajian yang strategis serta mengupayakan penguatan pengamanan di Selat Melaka sebagai persoalan krusial yang dihadapi oleh setiap negara yang memiliki akses di kawasan tersebut.
Kata Kunci : Selat Malaka, Piracy, ASEAN, Keamanan Maritim
Kata Kunci : Selat Malaka, Piracy, ASEAN, Keamanan Maritim
Merry Octaviana Putri - Personal Name
118105109 - Merry Octaviana Putri
skripsi hi
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
68 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...