Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Dampak Kebijakan Brexit Pada Keamanan Ontologis Nasionalis Dan Unionis Irlandia Utara

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana dampak dari kebijakan Brexit yang dicanangkan Inggris pada keamanan ontologis kaum nasionalis dan unionis di Irlandia Utara. Penelitian ini dimulai dengan melacak kembali imajinasi keamanan yang diimajinasikan oleh nasionalis dan unionis sejak berpisahnya Republik Irlandia dari Inggris dan terbentuknya Irlandia Utara sampai pada kebijakan Brexit 2016. Pelacakan kembali ke masa lampau penting untuk dilakukan pada penelitian ini untuk menemukan bagaimana kedua faksi mengonstruksi keamanannya masing-masing. Setelah mendapatkan imajinasi keamanan tersebut, analisis akan dilanjutkan pada sejauh mana kebijakan Brexit menjadi faktor ketidakamanan bagi kedua faksi. Penelitian ini menggunakan konsep ketidakamanan ontologis dan psikoanalisis Jacques Lacan. Ketidakamanan ontologis digunakan untuk memahami bagaimana kedua faksi saling memersepsikan satu sama lain sebagai fantasmatic other untuk memenuhi rasa aman. Sedangkan Psikoanalisis Jacques Lacan digunakan untuk menjelaskan bagaimana dan proses terbentuknya imajinasi keamanan tersebut. Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa imajinasi keamanan yang dilestarikan semenjak partisi membuat kedua faksi terus berkonflik untuk menjawab rasa ketidakamanan sebelum sampai pada Perjanjian Good Friday Agreement (GFA) di mana konflik akhirnya mereda. Hasil kedua menunjukkan bahwa Brexit memantik dan menyuburkan kembali rasa ketidakamanan dari faksi nasionalis dan unionis yang belum terselesaikan pada GFA.

Kata kunci : Ketidakamanan ontologis, imajinasi keamanan, Good Friday Agreement, Brexit, nasionalis Irlandia, unionis Irlandia, Irlandia Utara
Chelsea Muchtar - Personal Name
118105082 - Chelsea Muchtar
skripsi hi
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
75 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...