Perancangan Maskot Smk Islam PB Soedirman 2 Jakarta Untuk Menguatkan Brand Image
Dalam era digital yang kompetitif, sekolah perlu berinovasi dan kreatif untuk menarik minat calon siswa. Salah satu metode yang efektif adalah promosi melalui media yang mampu mempengaruhi emosi konsumen, seperti penggunaan maskot. SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta telah mengalami penurunan jumlah siswa akibat kurangnya upaya branding, sehingga masyarakat menjadi kurang mengenal potensi sekolah ini. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah berencana menciptakan maskot sebagai bagian dari strategi branding. Maskot diharapkan menjadi simbol yang mudah dikenali, mewakili nilai-nilai dan keunikan sekolah, serta membantu membangun citra merek yang kuat di mata masyarakat. Maskot juga berperan dalam meningkatkan daya tarik sekolah di tengah persaingan yang semakin ketat. Penggunaan maskot telah terbukti efektif dalam meningkatkan visibilitas, membangun identitas, serta memperkuat interaksi dengan audiens, seperti yang dilakukan oleh SMK Raden Umar Said Kudus. SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta dapat mengambil inspirasi dari keberhasilan ini dengan menggunakan maskot secara konsisten di berbagai platform, termasuk website, media sosial, dan materi promosi lainnya. Maskot tidak hanya memperkuat citra merek, tetapi juga menciptakan rasa bangga bagi siswa dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan sekolah. Dengan maskot yang unik, SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta dapat membedakan dirinya dari sekolah lain, menarik lebih banyak calon siswa, dan memperkuat identitasnya di masyarakat.
Kata Kunci : Era digital, Kreatifitas, Maskot, Citra Merek (3-4 kata kunci)
Kata Kunci : Era digital, Kreatifitas, Maskot, Citra Merek (3-4 kata kunci)
Desy Iryanti - Personal Name
122101014 - Desy Iryanti
SKRIPSI DKV
Skripsi PDV
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
70 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...