Analisis Propaganda Dalam Alur Cerita Arc Dressrosa Serial (One Piece)
Dalam dunia seni manga dan anime, karya “One Piece” karya Eiichiro Oda telah menjadi salah satu fenomena global yang tidak hanya memikat penggemar dengan petualangan epiknya, tetapi juga menyajikan cerita yang sarat dengan berbagai elemen sosial dan politik. Salah satu arc yang menonjol dalam naratifnya adalah Arc Dressrosa, di mana konflik sosial dan politik diramu dengan baik oleh pengarang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap penggunaan propaganda dalam alur cerita Arc Dressrosa, mengeksplorasi teknik-teknik propaganda yang digunakan, peran media massa, dan dampaknya terhadap dinamika politik serta konflik moral dalam cerita. Dengan mengambil data Mangaka dan Animenya, penelitian ini menyoroti berbagai aspek propaganda yang digunakan oleh antagonis utama, Donquixote Doflamingo, untuk menjaga kekuasaannya di pulau Dressrosa. Metode penelitian kualitatif digunakan, dengan fokus pada teknik-teknik propaganda, peran media massa, pengaruh propaganda terhadap dinamika politik dan konflik moral, serta relevansinya dengan isu-isu sosial dan politik global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 5 propaganda dalam arc Dressrosa menggunakan kombinasi black, white propaganda atau lebih ke gray propaganda untuk menciptakan ketakutan, ketidakpastian, dan memanipulasi opini publik, serta lebih menganalisis terkait penggunaan teknik propaganda seperti name calling, glittering generalities, dan lainnya. Penelitian juga melihat dampak dari peran media massa, terutama surat kabar dan siaran langsung, menjadi instrumen utama dalam menyebarkan pesan propaganda dalam alur cerita arc Dressrosa dalam serial ““One Piece””. Pengaruh propaganda tersebut terlihat dalam perubahan dinamika politik, perjuangan moral, dan konflik yang terjadi dalam cerita. Analisis ini juga menekankan relevansi cerita dengan isu-isu sosial dan politik di dunia nyata, serta bagaimana propaganda dapat mencerminkan dan memengaruhi pemikiran masyarakat. Implikasinya terhadap literasi media dan kritisisme juga ditekankan sebagai aspek penting yang dapat membantu masyarakat menjadi lebih waspada terhadap manipulasi informasi. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kompleksitas penggunaan propaganda dalam naratif "“One Piece”," khususnya dalam konteks Arc Dressrosa. Hasil analisis ini dapat menjadi kontribusi untuk pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana elemen propaganda diintegrasikan ke dalam karya seni populer dan memainkan peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap isu-isu tertentu.
Kata Kunci: “One Piece”, Arc Dressrosa, Analisis Propaganda, peran media
Kata Kunci: “One Piece”, Arc Dressrosa, Analisis Propaganda, peran media
Fatkhurohman Putra Alam - Personal Name
221222009 - Fatkhurohman Putra Alam
TESIS MIK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
155 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...