Pengaruh Personal Branding Juru Masak Terhadap Minat Beli Konsumen (Studi Kasus Warung Soto Mie Manonet Pabuaran Bogor)
Berbagai cara ditempuh para pelaku UMKM dalam mempertahankan bisnis mereka, salah satunya dikenal dengan istilah Personal Branding yang jika diartikan secara sederhana, dapat berarti sebuah upaya pembentukan persepsi orang lain terhadap si pemilik merk / brand tertentu sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan. Salah satu dari media iklan dalam personal branding adalah media iklan Below The Line (Media iklan lini bawah) sebagai salah satu cara dalam meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang menjelaskan hubungan antar variabel dengan menganalisis data numerik (angka) menggunakan metode statistik melalui pengujian hipotesa menggunakan uji Rank Spearman (Spearman Rank test). Hasil uji pengujian berdasarkan uji Rank Spearman diperoleh nilai signifikansi dua sisi sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa nilai tersebut di bawah nilai α sebesar 0,05 yang berarti bahwa kedua variabel memiliki pengaruh yang signifikan. Adapun nilai signifikansi kedua variabel tersebut ditununjukkan dengan nilai 0,648. Hal ini berarti bahwa variabel X (personal branding) memengaruhi variabel Y (minat beli konsumen) sebesar 64,8%. Sedangkan sisanya, sebesar 35,2% adalah pengaruh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Personal branding, Iklan below the line, dan Minat beli konsumen.
Kata Kunci: Personal branding, Iklan below the line, dan Minat beli konsumen.
Sri Mulyati - Personal Name
221221043 - Sri Mulyati
TESIS MIK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
xi + 75 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...