Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Penerapan Komunikasi Partisipatif Pemimpin Perempuan Pada Komunitas Di Sumba

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan komunikasi partisipatif yang dilakukan oleh pemimpin perempuan pada komunitas di Sumba. Penelitian ini melibatkan 3 komunitas yang memiliki fokus berbeda yaitu (1) Komunitas Cahaya Anak Sumba yang bergerak pada isu pendidikan; (2) Komunitas Mawu Ma-ringu yaitu komunitas adat yang berjuang mempertahankan hak lahan dan tanah adat; dan (3) Komunitas Jaringan Perempuan Muda Sumba yang bergerak memperjuangkan keadilan bagi gender perempuan di Sumba. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi partisipatif yang menggunakan empat indikator yaitu hetereglossia, poliponi, dialog, dan karnaval menurut Servaes & Malikhao (2005). Temuan analisis dari 3 komunitas yang diteliti adalah adanya penerapan komunikasi partisipatif yang dilakukan oleh perempuan selaku pemimpin dan pendiri. Teori ini masih relevan dan tidak ada kendala selama mereka menerapkannya dalam komunikasi yang dilakukan. Pada indikator heteroglossia adanya keragaman kalangan, faktor sosial dan faktor budaya pada anggota masing-masing ketiga komunitas ini. Indikator dialogis dibuktikan adanya ruang komunikasi untuk semua anggotanya supaya bisa menyampaikan pendapat mereka. Indikator poliponi diterapkan melalui bukti keragaman pendapat dan ide bukanlah suatu masalah, dan jika ada perbedaan pendapat maka mereka mencari solusi bersama untuk kepentingan bersama. Terakhir pada indicator karnaval adanya kebiasaan-kebiasaan yang mereka lakukan untuk berkomunikasi sehingga bisa mencairkan suasana.

Kata kunci: komunikasi, komunikasi partisipatif, perempuan, Sumba.
Diyah Deviyanti - Personal Name
221221007 - Diyah Deviyanti
TESIS MIK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
xii + 84 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...