Analisa Framing Pemberitaan Terkait Konflik Internal Partai Berkarya Dalam Menghadapi Tahapan Pemilu 2024 di Media Online Nasional.kompas.com dan detik.com
Media berperan penting dalam perkembangan komunikasi pada Masyarakat, media massa digunakan untuk menjangkau perhatian khalayak luas dalam memasuki berbagai aspek kehidupan Masyarakat, penyebaran pesan melalui media dapat dijangkau secara luas, cepat dan terus menerus kepada beragam masyarakat dalam mempengaruhi mereka. Pemberitaan tersebut sengaja dihadirkan dan ditonjolkan pada satu sisinya untuk menggiring opini masyarakat. Pengamatan pemberitaan yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dari bulan Maret 2022 sampai September 2023. Kasus mengenai pemberitaan konflik internal Partai Berkarya dalam menghadapi Pemilu 2024, penelitian ini menemukan bentuk framing yang ada di dalamnya. Dengan menggunakan analisi framing Pan dan Kosicki, penelitian ini menemukan bentuk framing yang dilakukan di dalam pemberitaan tersebut. Konflik tersebut timbul dari permasalahan individu dan organisasi, yang membuat individu tersebut memberikan peryataan sesuai dengan dirinya tanpa memandang versi yang lainya. Hal tersebut akan berdampak pada penggiringan opini kader serta masyarakat mengenai konflik internal Partai Berkarya sesuai dengan versi narasumbernya. Pada kenyataanya, konflik internal Partai Berkarya bukan permasalahan utama dalam kegagalan keikutsertaan Pemilu 2024. Akan tetapi gagal Partai Berkarya dalam mengelola partainya, membuat miscommunication diantara para pendiri, pengurus, dan kader dari atas hingga akar rumput. Akan tetapi banyak media yang memberitakan dengan framing bahwa konflik internal Partai Berkarya membuat gagalnya partai dalam keikutsertaanya di Pemilu 2024.
Kata Kunci : Konflik Partai Berkarya, Analisis Framing, Realitas Sosial.
Kata Kunci : Konflik Partai Berkarya, Analisis Framing, Realitas Sosial.