Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Filantropi Islam dan Disabilitas: Studi Kasus Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR) di Bekasi Jawa Barat

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana filantropi yang memfokuskan pada dan ditujukan untuk para penyandang disabilitas dipahami, dibahas dan dipraktekkan dalam dunia Islam melalui studi kasus Yayasan CAGAR serta mengetahui bagaimana profil dan peran Yayasan CAGAR dalam memahami, menerapkan dan mengamalkan filantropi untuk disabilitas.
Jenis penelitian yang akan digunakan oleh penulis dalam tesis ini adalah pendekatan kualitatif yang secara umum meliputi pengajuan pertanyaan, pengumpulan data serinci mungkin dari subyek kunci, pembahasasan, penafsiran dan pengambilan kesimpulan untuk memahami masalah sosial kemanusiaan Yayasan CAGAR. Sedangkan untuk pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus mengenai kegiatan filantropi Islam Yayasan CAGAR dan kombinasi antara studi pustaka dan studi kasus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam doktrin ajaran Islam, secara normatif anjuran memiliki kepribadian yang dermawan dapat dilihat pada Al-Qur’an dan Hadits. Dalam konteks Islam, kedermawanan dapat dikategorikan menjadi dua meliputi kedermawanan wajib (pembayaran zakat) serta kedermawanan yang dianjurkan (infaq, shadaqah/sedekah dan wakaf). Praktik filantropi Islam setidaknya dapat dipengaruhi oleh dua hal yaitu motivasi untuk melayani / membantu dan dorongan dalam diri yang bersifat moral. Dalam Islam, perilaku filantropi ini menjadi bagian integral atas sebuah konsep teologis yang mengatakan bahwa setiap hamba memiliki kedudukan yang sama.
Hal itu merupakan hubungan fungsional bahwa agama memiliki peran yang cukup sentral di kehidupan bermasyarakat, baik tradisional maupun modern. Organisasi filantropi Islam Yayasan CAGAR yang berfokus pada Insan Berkemampuan Khusus (sebutan pengganti Anak Berkebutuhan Khusus) ini menghimpun dana masyarakat secara profesional dan akuntabel melalui tiga lembaga yang memiliki program berbeda-beda, yaitu Rumah Autis, Sakura (Sekolah Shibghah Akhlak Qur’an), Pesantrin (pesantren inklusi). Untuk Program-programnya terdiri dari Beasiswa Anak Special (Be A Special), Qurban Istimewa Nasional (Qurbanisasi), Nutrisi Sehat Anak (NUSA), Sedekah Jumat, Special Need Children, Rumah Istimewa, Program Kemandirian & Pemberdayaan Insan Berkemampuan Khusus, Program Tangan Budi dan Program Istimewakan Ramadhan. Yayasan CAGAR menjalankan organisasi dengan kepemimpinan yang sistematis dan terstruktur dari pusat hingga cabang. Sistem manajemen di Yayasan CAGAR juga mengadopsi prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM). TQM adalah salah satu perkembangan dalam manajemen di berbagai lembaga yang tersebar di seluruh dunia.

Kata Kunci: Filantropi, Islam, Disabilitas, TQM
Evidiawaty - Personal Name
221141012 - Evidiawaty
Tesis MIAI
Tesis PMA
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
159 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...