Dampak Penurunan Suku Bunga BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) Terendah Sepanjang Sejarah Terhadap Kinerja Perbankan
Bank Indonesia menurunkan suku bunga BI7DRR terendah sepanjang sejarah menjadi sebesar 3,50% selama 18 bulan dari Februari 2021 hingga Juli 2022. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan sebagai upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak penurunan suku bunga BI7DRR terendah sepanjang sejarah terhadap kinerja perbankan, yang meliputi pergerakan bunga bank, rasio BOPO, rasio LDR, rasio NIM, rasio ROA, laba dan dividen perbankan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif, yang dilakukan dengan menganalisis data penelitian dalam rentang periode sebelum, selama, dan setelah pemberlakuan suku bunga BI7DRR terendah sepanjang sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan suku bunga BI7DRR terendah sepanjang sejarah menyebabkan semakin besarnya spread antara bunga kredit dan bunga pinjaman. Selain itu, kebijakan tersebut juga berpengaruh terhadap BOPO, NIM, ROA, laba, dan dividen perbankan, namun tidak berpengaruh terhadap LDR.
Kata kunci: BI7DRR, bunga bank, BOPO, LDR, NIM, ROA, laba, dividen
Kata kunci: BI7DRR, bunga bank, BOPO, LDR, NIM, ROA, laba, dividen