Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Overview of Burnout Causes in Occupational Therapists for Children with Special Needs

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyebab burnout yang dialami oleh terapis okupasi anak berkebutuhan khusus. Burnout merupakan suatu kondisi kelelahan fisik, emosional dan mental yang biasanya terjadi berkaitan dengan pekerjaan yang membutuhkan interaksi yang intensif dengan orang lain atau tuntutan pekerjaan yang tinggi. Burnout terdiri dari tiga dimensi, diantaranya kelelahan, depersonalisasi dan menurunnya kemampuan. Terapis okupasi adalah sebuah layanan suatu bentuk pelayanan kesehatan profesional yang bertujuan untuk membantu seseorang yang mempunyai keterbatasan fisik, mental, serta kognitif. Anak Berkebutuhan Khusus merupakan anak-anak yang mengalami hambatan dalam perkembangan perilakunya. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif. Responden yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 118 orang. Alat ukur yang digunakan adalah Maslach Burnout Inventory (MBI) yang dikembangkan oleh Maslach, et.al (1996) dan diadaptasi oleh Widhianingtanti dan Luijtelaar (2022) yang berjumlah 22 item. Alat ukur ini memiliki nilai cronbach alpha sebesar 0,922. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki burnout kategori ringan sebanyak 66,1%. Berdasarkan dimensi burnout maslach, responden dalam penelitian ini mengalami kelelahan emosional tingkat berat sebanyak 4,2% dan tingkat sedang sebanyak 82%. Responden yang mengalami depersonalisasi tingkat
sedang sebanyak 10,2% dan tingkat ringan 89,8%. Pada penurunan prestasi diri sebanyak 19,5% tingkat sedang dan 80,5% tingkat ringan.

Kata Kunci : burnout, terapis okupasi, anak berkebutuhan khusus
Daftar Pustaka : 46, 1981-2022
Dhaniella Nurrifda - Personal Name
Dhaniella Nurrifda - 121207059
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
80 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...