Psychological Well-Being pada Pasangan Bekerja yang Menjalani Pernikahan Jarak Jauh
Pasangan yang melakukan pernikahan jarak jauh dihadapkan dengan tantangan yang lebih banyak daripada pasangan yang tidak melakukan pernikahan jarak jauh, sehingga dibutuhkan psychological well-being yang baik dalam diri agar dapat menghadapi banyaknya permasalahan pernikahan jarak jauh yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan psychological well-being pada pasangan bekerja yang menjalani pernikahan jarak jauh. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah pasangan bekerja yang melakukan pernikahan jarak jauh. Responden penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 97 responden penelitian. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala likert dan skala Ryff’s Psychological Well-Being yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya (Arriza, 2016). Analisis data berdasarkan hasil analisis deskriptif yang kemudian dibuat pengkategorisasian menjadi rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian didapatkan bahwa psychological well- being pasangan bekerja yang menjalani pernikahan jarak jauh dengan kategori rendah sebanyak 12 orang, sedang 71 orang, dan tinggi 14 orang.
Kata Kunci: Psychological Well-Being, Pernikahan Jarak Jauh
Daftar Pustaka: 80 (1989 – 2024)
Kata Kunci: Psychological Well-Being, Pernikahan Jarak Jauh
Daftar Pustaka: 80 (1989 – 2024)
Widiani Megadavega - Personal Name
119207027 - Widiani Megadavega
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
100 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...