Peran Data Digital Dalam Manajemen Krisis(Studi Kasus Tim Humas Kemenpora dalam menghadapi Sanksi WADA pada kejuaraan Thomas Cup 2021)
Pada 17 Oktober 2021, bendera merah putih tidak dapat berkibar di Aarhus, Denmark pada saat tim Thomas Cup 2020 Indonesia menjuarai ajang Thomas Cup 2021. Hal ini terjadi lantara berlakunya sanksi World Anti-Doping Agency (WADA) kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI). Karena LADI merupakan organisasi yang menginduk pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Maka kritik dan komentar negatif banyak tertuju pada Kemenpora, yang secara otomatis Menpora juga ikut tersorot dalam kejadian ini. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penanggulangan krisis menggunakan teori SCCT atau Situational Crisis Communication Theory Timothy W Coombs sebagai panduan untuk analisis. Peneliti ingin menjawab bagaimana Peran data digital dalam strategi penanggulangan krisis oleh tim humas Kemenpora, baik dalam tahap pra-krisis, krisis dan paska-krisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pengamatan langsung, wawancara dan rekaman data digital. Hasil penelitian ini akan menunjukan bagaimana tim humas Kemenpora memilih strategi berdasarkan teknologi data digital media monitoring dan sosial media monitoring untuk menerapkan prinsip-prinsip penanggulangan krisis. Dan pada tahapan mana pemicu terjadinya krisis.
Kata Kunci: Data digital, Data digital, Krisis, Komunikasi Krisis, Situational Crisis Communication Theory (SCCT), Kemenpora
Kata Kunci: Data digital, Data digital, Krisis, Komunikasi Krisis, Situational Crisis Communication Theory (SCCT), Kemenpora
Haditama - Personal Name
221121061 - Haditama
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2023
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...