Strategi Kampanye Informasi Publik Ditjen Imigrasi dalam Mewujudkan Kepatuhan Hukum bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (Studi Kasus Penerbitan Paspor pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif/intensi sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia yang pernah mengurus penerbitan paspornya secara non prosedural serta upaya kampanye informasi publik yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang dalam mengatasi persoalan tersebut. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode studi kasus. Melalui theory of planned behavior diketahui bahwa terdapat tiga hal yang menjadi faktor pendorong Calon Pekerja Migan Indonesia untuk mengurus permohonan paspornya secara non prosedural. Pertama, attitude toward behavior, yaitu dengan memandang bahwa mengurus paspor sesuai prosedur bukan suatu hal yang penting dan harus dilakukan, serta menilai bahwa prosedur yang ditempuh akan lebih sulit. Kedua, subjective norm yaitu dengan adanya dorongan yang kuat dari lingkungan sekitar, seperti pihak sponsor, lingkungan rumah, hingga keluarga. Ketiga, perceived behavioral control yaitu dengan adanya pengalaman di masa lampau yang dialami oleh narasumber maupun orang lain di sekitarnya yang merasa bahwa mengurus paspor akan lebih mudah apabila diajukan secara non prosedural. Sementara itu, untuk menganalisa strategi kampanye informasi publik yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, peneliti menggunakan model empat langkah yang dikembangkan oleh John Marston. Hasilnya, Tahapan research dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi demografis masyarakat melalui fitur insight pada akun @imigrasi_karawang. Tahap action dilakukan dengan menentukan sasaran dan tujuan kampanye, profil khalayak, strategi kampanye, serta taktik kampanye. Pada tahapan ini tidak dilakukan proses penyusunan linimasa dan anggaran. Tahapan communication dilakukan dengan melakukan kampanye melalui media dan secara langsung. Beberapa media yang digunakan yaitu media sosial, brosur, banner, dan radio. Sedangkan praktik kampanye secara langsung dilakukan melalui program MiKa Lapor Mantan serta pada saat kegiatan car free day berlangsung. Tahap evaluation dilakukan dengan mengkaji statistik jumlah permohonan penerbitan papsor secara non prosedural sepanjang periode JanuariāJuni 2023. Hasilnya, pelaksanaan kampanye masih belum berjalan secara optimal, ditandai dengan masih banyaknya jumlah penolakan permohonan paspor yang disinyalir akan digunakan untuk menjadi PMI secara non prosedural.
Kata Kunci: Calon Pekerja Migran Indonesia, Non Prosedural, Motif/Intensi, Kampanye Informasi Publik.
Kata Kunci: Calon Pekerja Migran Indonesia, Non Prosedural, Motif/Intensi, Kampanye Informasi Publik.
Guntur Widyanto - Personal Name
221121016 - Guntur Widyanto
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2023
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...