Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Cyberfeminisme Melalui Aksi Online Women’s March (Analisis Framing Gerakan Puan Dan Kawan Melawan Di Instagram dan Youtube)

Gerakan perempuan mengalami pergeseran seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Tuntutan kaum perempuan itu tidak hanya disuarakan melalui Gerakan darat tetapi semakin ramai di jejaring sosial. Pada perkembangannya Gerakan tersebut memanfaatkan media sosial online seperti youtube dan Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cyberfeminisme Women’s March Puan dan Kawan Melawan dalam aksi online, melakukan analisis framing pada media sosial dalam gerakan Puan dan Kawan Melawan oleh Women’s march serta mengetahui proses Gerakan Women’s March Puan dan Kawan Melawan di Instagram dan Youtube. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis framing model William A. Gamson dan Andre Mondigliani. Aksi online Women’s March 2021 tagar puan dan kawan melawan merupakan gerakan cyberfeminist karena dilakukan dengan menggunakan teknologi baru yaitu media social YouTube Women’s March Jakarta dan Instagram Women’s March Jakarta dan mampu menggerakan kaum perempuan dan kaum minoritas untuk berpartisipasi karena mampu menjaring penonton lebih dari 2000 orang pada YouTube dan lebih dari 1000 partisipan pada Instagram. Framing media package cyberfeminisme mengangkat isu sosial yang menjadi permasalahan di masyarakat khususnya kaum perempuan dan kaum minoritas rentan dengan isu sentral “Kaum perempuan ditengah pandemic Covid-19”. Framing Core Frame cyberfeminisme melalui Aksi online Women’s March 2021 tagar puan dan kawan melawan menjabarkan ide menjadi elemen-elemen inti tuntutan. Framing condensing symbol cyberfeminisme melalui Aksi online Women’s March 2021 tagar puan dan kawan melawan menggunakan pemaknaan melalui kata atau kalimat dengan analogi yaitu berupa metaphor #puandankawanmelawan dimana prase ini digunakan dalam rangka memberikan kesan bahwa perempuan dan kelompok minoritas siap untuk melakukan perlawanan.

Kata Kunci: Cyberfeminisme, Woman March, Framing, Instagram, Youtube
Sheila Ayu Talissa - Personal Name
219121040 - Sheila Ayu Talissa
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2023
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...