Strategi Public Relations Dalam Kampanye #Rebahan Produktif Oleh BPPK Kemenkeu di Lingkungan Kementrian Keuangan
Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki kewajiban memenuhi pengembangan kompetensi paling sedikit 20 jam pelajaran. BPPK Kemenkeu merupakan organisasi pemerintah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di lingkungan Kementerian Keuangan. BPPK Kemenkeu mengembangkan aplikasi KLC Mobile untuk memfasilitasi pengembangan kompetensi PNS tersebut. Kampanye #RebahanProduktif dalam rangka peluncuran KLC Mobile oleh BPPK Kemenkeu adalah kampanye daring pertama yang dilakukan di lingkungan Kemenkeu sehingga memerlukan evaluasi atas strategi kampanye yang sudah dilakukan. Penelitian tentang strategi public relations dalam kampanye #RebahanProduktif oleh BPPK Kemenkeu di lingkungan Kementerian Keuangan bertujuan untuk mengetahui tahapan strategi public relations melalui analisis deskriptif. Dalam kasus ini, BPPK Kemenkeu melakukan kampanye public relations menggunakan media sosial Instagram untuk target audiens pegawai Kementerian Keuangan dan melibatkan influencer di lingkungan Kementerian Keuangan. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif serta menggunakan sumber data yang diperoleh dari dokumentasi, rekaman arsip, observasi partisipan, dan wawancara terhadap pelaku kampanye. Pelaku kampanye merupakan Subbagian Komunikasi Publik yang bertanggung jawab atas fungsi kehumasan di BPPK Kemenkeu. Penulis mendeskripsikan strategi public relations dalam kampanye #RebahanProduktif melalui eksplorasi setiap tahapan dari strategi public relations yang di dalamnya termasuk penggunaan media public relations dan influencer. Selain itu peneliti juga menyusun analisis triangulasi data untuk membandingkan teori utama dengan hasil di lapangan apakah sudah sesuai atau belum. Penelitian ini menghasilkan simpulan bahwa BPPK Kemenkeu sudah melakukan tahapan strategi public relations dalam kampanye #RebahanProduktif ini dengan baik terutama dalam “mendefinisikan masalah (analisis situasi)” dan “mengambil tindakan dan berkomunikasi (implementasi)”. Namun masih terdapat kekurangan pada tahap “perencanaan dan penyusunan program/kegiatan (strategi)” khususnya pendanaan dan “mengevaluasi program/kegiatan (penilaian)”.
Kata kunci : tahapan strategi public relations, organisasi pemerintah, influencer, kampanye public relations
Daftar pustaka : 17 buku + 3 jurnal/skripsi + 5 internet + 3 lain-lain, 1989-2019
Kata kunci : tahapan strategi public relations, organisasi pemerintah, influencer, kampanye public relations
Daftar pustaka : 17 buku + 3 jurnal/skripsi + 5 internet + 3 lain-lain, 1989-2019
Thalia Maudina - Personal Name
120206054 - Thalia Maudina
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2023
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...