Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Implementasi Diplomasi Koersif Amerika Serikat Terhadap Indonesia: Studi Kasus Countering America’s Adversaries Through Sanction Act (CAATSA) Terhadap Militer Indonesia (2017 – 2022)

Skripsi ini membahas tentang Implementasi Countering America‘s Adversaries Through Sanction Act (CAATSA) yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap militer Indonesia. Pada tahun 2017, Indonesia sedang dalam proses pembelian Sukhoi – 35 buatan Rusia dengan tujuan untuk menggantikan pesawat tempur F-5 Tiger yang sudah harus dipensiunkan. Selain itu, pembelian Sukhoi – 35 juga untuk meningkatkan kualitas militer Indonesia khususnya angakatan udara. Namun, pada tahun yang sama, Amerika Serikat telah mengesahkan Countering America’s Adversaries Thorugh Sanction Act (CAATSA) sebagai Undang – Undang. Amerika Serikat meminta negara lain untuk tidak membeli alutsista Rusia termasuk negara Indonesia. Permintaan tersebut berlandaskan pada UU CAATSA yang mana jika melanggar akan dikenakan sanksi embargo. Adanya UU CAATSA telah menyebabkan pembelian Sukhoi – 35 terhambat. Pada akhirnya, tahun 2021 Indonesia secara resmi membatalkan pembelian Sukhoi – 35 buatan Rusia. Pemberlakuan CAATSA sangat berdampak pada keputusan yang diambil oleh negara Indonesia dalam memilih alutsista untuk militer Indonesia. Adapun dampak tersebut berpengaruh pada militer Indonesia, khususnya Minimum Essential Force (MEF) yang sedang dijalani oleh Indonesia. Dana dan spesifikasi yang berbeda dapat menimbulkan dampak tersendiri bagi pertahanan Indonesia. Skripsi ini menggunakan kerangka pemikiran neo – realisme didukung dengan konsep maupun teori diplomasi koersif dan kepentingan nasional.

Kata Kunci : CAATSA, Indonesia, Diplomasi Koersif, Militer Indonesia.
Dinda Monica Sudrajat - Personal Name
117105013 - Dinda Monica Sudrajat
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2023
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...