Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Penerapan Akad Murabahah Dalam Pembiayaan Mikro Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Oleh Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia

Penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mana peneliti merupakan instrumen kunci sekaligus pengumpul data dengan pendekatan kualitatif, yang mana penelitiannya tidak diperoleh melalui bentuk hitungan atau prosedur statistik lainnya. Penelitian kualitatif mendasarkan penelitian pada latar alamiah atau pada konteks dari suatu entity (keutuhan) dan berfokus kepada analisis akad murabahah dalam pembiayaan mikro bank syariah yang ditinjau dari fatwa dewan syariah nasional MUI yang diharapkan dapat memajukan Usaha Mikro di Indonesia. Tujuan penulisan tesis ini adalah untuk memahami tinjauan akad murabahah yang digunakan oleh lembaga keuangan syariah dalam pembiayaan mikro berdasarkan fatwa DSN MUI dan upaya yang dapat ditempuh terhadap masalah yang terjadi di dalamnya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif eksploratif deskriptif. Menurut Sugiyono, metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Tujuan dari Penelitian deskriptif tidak untuk menguji hipotesis, tetapi penggambaran (deskripsi) atas hal atau obyek penelitian. Penelitian eksploratif memiliki sifat yang sama dengan deskriptif. Secara umum, penelitian eksploratif bertujuan untuk mendapatkan dasar data, yang diperlukan sebagai dasar penelitian lebih lanjut, atau dasar membuat suatu keputusan. Hasil penelitian menyatakan bahwa adanya ketidaksesuaian penerapan akad murabahah dengan Fatwa MUI No.04/DSN-MUI/IV/2000 angka 9 ketentuan umum pembiayaan murabahah yang menyatakan bahwa jika bank hendak mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang dari pihak ketiga, maka akad jual beli murabahah harus dilakukan setelah barang secara prinsip menjadi milik bank. Kemudian dari permasalahan tersebut, penulis memberikan beberapa upaya untuk mengatasinya yaitu yang pertama adalah dengan revisi peraturan, yang kedua adalah dengan membuat Baitul Maal Wa Tamwil.



Kata Kunci : Akad Murabahah, Lembaga Keuangan Syariah, dan Fatwa DSN MUI
Yuga Ray Ardella - Personal Name
220114025 - Yuga Ray Ardella
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2022
Jakarta
82 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...