Analisis Pengaruh Pelatihan, Kompetensi, dan Penilaian Kinerja Terhadap Tingkat Keterikatan Karyawan
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak perbaikan yang sudah
dilakukan oleh departemen HRD terkait pelatihan, kompetensi, dan penilaian
kinerja dari tahun 2017 hingga saat tulisan ini dibuat. Pengukuran dampak ini
dilihat melalui tingkat keterikatan karyawan di perusahaan tempat peneliti bekerja
saat ini. Kemudian, peneliti mengumpulkan data primer yang berupa kuesioner dan
disebarkan kepada 186 karyawan aktif yang saat ini masih bekerja di perusahaan
tersebut. Data primer yang sudah didapatkan akan diolah menggunakan alat bantu
Smart PLS hingga menghasilkan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan
metodologi penelitian kuantitatif deskriptif, yang yang diperoleh merupakan hasil
perhitungan berdasarkan suatu metode perhitungan yang kemudian akan dijelaskan
melalui beberapa pemahaman melalui para ahli hingga bisa disimpulkan suatu hasil
penelitian. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti, variabel pelatihan tidak
memiliki pengaruh positif terhadap tingkat keterikatan karyawan. Sedangkan,
variabel kompetensi dan penilaian kinerja memiliki pengaruh positif terhadap
tingkat keterikatan karyawan. Sehingga dalam hal ini, mungkin saja perusahaan
perlu melakukan evaluasi ulang terkait dengan implementasi pelatihan yang sudah
dilakukan. Mungkin saja implementasi pelatihan tersebut belum efektif sehingga
dampaknya tidak berpengaruh terhadap tingkat keterikatan mereka terhadap
perusahaan.
dilakukan oleh departemen HRD terkait pelatihan, kompetensi, dan penilaian
kinerja dari tahun 2017 hingga saat tulisan ini dibuat. Pengukuran dampak ini
dilihat melalui tingkat keterikatan karyawan di perusahaan tempat peneliti bekerja
saat ini. Kemudian, peneliti mengumpulkan data primer yang berupa kuesioner dan
disebarkan kepada 186 karyawan aktif yang saat ini masih bekerja di perusahaan
tersebut. Data primer yang sudah didapatkan akan diolah menggunakan alat bantu
Smart PLS hingga menghasilkan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan
metodologi penelitian kuantitatif deskriptif, yang yang diperoleh merupakan hasil
perhitungan berdasarkan suatu metode perhitungan yang kemudian akan dijelaskan
melalui beberapa pemahaman melalui para ahli hingga bisa disimpulkan suatu hasil
penelitian. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti, variabel pelatihan tidak
memiliki pengaruh positif terhadap tingkat keterikatan karyawan. Sedangkan,
variabel kompetensi dan penilaian kinerja memiliki pengaruh positif terhadap
tingkat keterikatan karyawan. Sehingga dalam hal ini, mungkin saja perusahaan
perlu melakukan evaluasi ulang terkait dengan implementasi pelatihan yang sudah
dilakukan. Mungkin saja implementasi pelatihan tersebut belum efektif sehingga
dampaknya tidak berpengaruh terhadap tingkat keterikatan mereka terhadap
perusahaan.
Rama Fadlillah Murtaba - Personal Name
220114005 - Rama Fadlillah Murtaba
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2022
Jakarta
153 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...