Masalah dan Solusi dalam Komunikasi Telemedisin Antara Nakes dan Pasien Di Era Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Klinik Utama AMS Jakarta Selatan)
Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan telemedisin sebagai sebuah ide dalam menggantikan konsultasi lantaran pandemi Covid-19 antara tenaga kesehatan dan pasien, serta proses komunikasi yang terjadi di dalamnya. Teori yang digunakan pada penelitian ini ialah Teori Difusi Inovasi dan Teori Pemrosesan Informasi Sosial. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sejauh mana telemedisin sebagai sebuah inovasi dapat digunakan, dan meneliti hambatan, serta keunggulan yang terjadi dalam proses komunikasinya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode wawancara mendalam kepada 8 (delapan) narasumber yang terdiri dari dokter spesialis, pasien, bidan, dan tim bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai sebuah inovasi atau ide baru, Telemedisin dapat diterima dan digunakan dengan tetap memerhatikan kaidah-kaidah tertentu. Proses komunikasi yang terjalin pun mengalami hambatan dari sisi esensi dan koneksi. Adapun keunggulan yang kerap disampaikan oleh para narasumber ialah fleksibilitas yang ditawarkan oleh telemedisin sehingga bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Kata Kunci: Komunikasi, Telemedisin, Difusi Inovasi, Pemrosesan Informasi Sosial, Masalah, Solusi
Kata Kunci: Komunikasi, Telemedisin, Difusi Inovasi, Pemrosesan Informasi Sosial, Masalah, Solusi
Haikal - Personal Name
220121059 - Haikal
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2022
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...