Analisis Audit Media Relations Di PT Frisian Flag Indonesia
Kebijakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Surat Edaran (SE) yang meminta produsen susu kental manis (SKM) untuk lebih jujur terkait kandungan gizi produknya pada tahun 2018 menyebabkan krisis bagi PT Frisian Flag Indonesia (FFI). Oleh karena itu, di tahun 2019, FFI melakukan evaluasi terhadap program media relations untuk mengukur citra dan reputasi perusahaan di media massa. Penelitian yang bertujuan untuk melakukan evaluasi penyelenggaraan media relations yang dilakukan FFI ini penting dilakukan karena akan berkontribusi bagi pengembangan ilmu komunikasi, khususnya audit komunikasi. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Pyramide Model of PR Research yang dipopulerkan Jim Macnamara. Macnamara membagi proses evaluasi komunikasi dalam tiga tahap yakni: input, output, outcomes.
Untuk menjawab pertanyaan penelitian yang diajukan yakni bagaimana model Piramida PR digunakan dalam audit media relations yang dilakukan PT FFI, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengacu kepada data primer (diperoleh dari wawancara dan observasi) yang dilakukan peneliti sebagai instrumen penelitian kepada perwakilan RnR Communication (eksternal PR FFI) dan wartawan (responden audit media relations FFI). Data sekunder bersumber dari hasil audit media relations yang dilakukan FFI serta dokumen pendukung lainnya.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa FFI telah mengakomodasi saran/input yang diberikan publik dalam fase formulasi strategi media relations. Peneliti juga menemukan pasca krisis SKM, strategi media relations FFI mulai berfokus pada edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya nutrisi dan manfaat kesehatan bagi para konsumen sebagai output. Upaya menunjukkan outcome yang baik karena publik menerima dengan baik. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya FFI memulihkan citra dan reputasi sebagai produsen SKM yang berkualitas.
Kata kunci: PT Frisian Flag Indonesia, Komunikasi Krisis, Public Relations, media relations, Audit Public Relation, Piramida PR
Untuk menjawab pertanyaan penelitian yang diajukan yakni bagaimana model Piramida PR digunakan dalam audit media relations yang dilakukan PT FFI, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengacu kepada data primer (diperoleh dari wawancara dan observasi) yang dilakukan peneliti sebagai instrumen penelitian kepada perwakilan RnR Communication (eksternal PR FFI) dan wartawan (responden audit media relations FFI). Data sekunder bersumber dari hasil audit media relations yang dilakukan FFI serta dokumen pendukung lainnya.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa FFI telah mengakomodasi saran/input yang diberikan publik dalam fase formulasi strategi media relations. Peneliti juga menemukan pasca krisis SKM, strategi media relations FFI mulai berfokus pada edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya nutrisi dan manfaat kesehatan bagi para konsumen sebagai output. Upaya menunjukkan outcome yang baik karena publik menerima dengan baik. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya FFI memulihkan citra dan reputasi sebagai produsen SKM yang berkualitas.
Kata kunci: PT Frisian Flag Indonesia, Komunikasi Krisis, Public Relations, media relations, Audit Public Relation, Piramida PR
Gina Nur Maftuhah - Personal Name
218121014 - Gina Nur Maftuhah
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2022
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...