Persepsi Pemerintah Daerah Pada Website Nawasis Sebagai Pusat Informasi Di Sektor Sanitasi
Bagi kehidupan manusia, komunikasi adalah bagian penting yang tidak bisa dipisahkan. Di era kemajuan teknologi internet seperti saat ini, proses pertukaran informasi bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai alat dan cara, salah satunya dengan menggunakan website. Sejalan dengan kebutuhan untuk menyebarluaskan informasi dan menjalin komunikasi dengan banyak pihak, keberadaan website juga diperlukan sebagai media promosi di sektor sanitasi. Sejak 2018, Kelompok Kerja Air Perumahan, Permukiman, Air Minum, dan Sanitasi (Pokja PPAS) Nasional secara intensif mengembangkan website kolaboratif bernama Nawasis. Kehadiran Nawasis sebagai pusat informasi nasional di sektor sanitasi nyatanya belum banyak dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, selaku bagian dari pelaku pembangunan dan kontributor website. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemerintah daerah terhadap kehadiran Nawasis sebagai pusat informasi. Teori yang digunakan adalah Technology Accepted Model (TAM). Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan, Nawasis telah diakui sebagai sistem informasi yang berguna dan mudah digunakan, dimana hal tersebut akhirnya menumbuhkan sikap dan minat penggunaan yang baik pula dari pemerintah daerah. Kendati demikian, sayangnya sikap dan minat yang baik terhadap keberadaan Nawasis, belum diikuti oleh penggunaan sesungguhnya yang baik dari pemerintah daerah, sehingga menjadikan penggunaannya belum optimal, karena hanya dianggap sebagai alat untuk membantu menjalankan pekerjaan.
Kata Kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Sanitasi, Website
Daftar pustaka: 77 (1975-2022)
Kata Kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Sanitasi, Website
Daftar pustaka: 77 (1975-2022)
Cheerli - Personal Name
220121050 - Cheerli
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2022
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...