Strategi Komunikasi Pemasaran Makanan Beku Menggunakan Instagram Guna Meningkatkan Penjualan Selama Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pada UMKM Makanan Beku di Jakarta, Bekasi dan Depok)
Saat ini, pandemi Covid-19 telah berlangsung selama hampir tiga tahun dimana dampak dari virus ini membuat hampir semua industri termasuk industri makanan beku mencatatkan angka negatif hingga membuat banyak pelaku UMKM yang harus gulung tikar. Pelaku UMKM terus berupaya untuk tetap bertahan dan dapat meningkatkan penjualan produk yang dijual, salah satunya menggunakan media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran dan integrated marketing communication (IMC) dengan metodologi penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM memilih media sosial Instagram karena Instagram adalah salah satu media yang banyak digunakan dimana media sosial ini mampu menjangkau konsumen secara luas serta tanpa batasan waktu ataupun jarak. Denngan kata lain para pengguna atau user dari Instagram khususnya pelaku UMKM dapat dengan mudah mempromosikan produknya ke seluruh Indonesia bahkan dunia hanya dengan modal jaringan internet. Pelaku UMKM mempromosikan porduknya menggunakan Instagram melalui beberapa strategi untuk pemasaran seperti menggunggah gambar produk yang menarik, penggunaan Influencer, hashtag, menjadikan Instagram sebagai penguat profil usaha hingga membuat Instagram sebagai pengganti toko offline. Strategi yang dilakukan oleh para pelaku UMKM makanan beku khususnya menggunakan Instagram sendiri dirasa mampu membantu para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan produknya sehingga bisa bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Kata kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, IMC, Instagram, Makanan Beku, UMKM, Pandemi Covid-19
Kata kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, IMC, Instagram, Makanan Beku, UMKM, Pandemi Covid-19
Arsyie Akbar - Personal Name
220121060 - Arsyie Akbar
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2022
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...