Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisa Deskriptif Akun @ichanabilahh untuk Membangun Personal Branding

Latar Belakang: Pencitraan diri merupakan hal penting dalam membentuk identitas diri seseorang dalam masyarakat sosial. Pencitraan seseorang secara visual terbentuk dari bagaimana ia berpenampilan, yang meliputi cara berpakaian, bersikap, dan berinteraksi dengan lingkungannya. Pencitraan dapat terjadi dalam ruang dan waktu nyata maupun dalam ruang representasi virtual seperti media sosial. Instagram adalah salah satu media sosial yang perkembangannya cukup pesat, dikarenakan memiliki fitur yang lebih spesifik yaitu sebagai aplikasi berbagi foto dan video yang serba cepat canggih. Selain dapat membangun sebuah brand, dengan instagram juga dapat membangun Personal branding pemiliknya. Salah satu cara kreatif dalam periklanan dalam media instagram adalah dengan menggunakan Endorser atau pendukung dalam promosi. Endorser berperan dalam memberikan informasi pada orang lain, melakukan hal persuasi untuk menarik konsumen, dan pemberi informasi bagi produk yang ditawarkan. Penggunaan Endorser sebagai pendukung dalam pemasaran dari suatu produk adalah hal yang menarik, karena sifat manusia yang lebih cenderung meniru apa yang dilakukan oleh seorang yang dianggap lebih dari dirinya. Saat ini tren yang sedang berkembang (khususnya di Indonesia) adalah penggunaan selebriti sebagai Endorser dari produk yang ditawarkan oleh suatu perusahaan, hampir diseluruh media cetak atau elektronik yang menjadi objek dari iklan tersebut berasal dari kalangan selebriti. Salah satu celebrity Endorser di Instagram yang terkenal, khususnya di kalangan milenial adalah Aisyah Nabilah Edison atau dikenal sebagai Icha Nabilah. Ia memanfaatkan Personal branding demi menunjang karirnya sebagai seorang aktris melalui akun instagramnya, @ichanabilahh. Tujuan penelitian Untuk mengetahui komunikasi media baru dalam membangun Personal branding Icha nabilahh melalui akun @ichanabilahh?. Metode Penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Icha Nabilah. Hasil Penelitian, Personal branding selebgram Icha nabilahh dengan akun Instagram @Ichanabilahh secara keseluruhan bahwa Icha hadir dengan akun Instagram @Ichanabilahh sesuai dengan keempat karakteristik Personal branding (authenticity, integrity, consistency, dan specialization). Authenticity, yang dimiliki oleh Icha sebagai selebgram berprestasi dan seorang yang simple yang memiliki ambisi pribadi yang selaras dengan karakter. Integrity yang dimiliki oleh Icha adalah memiliki konten yang teratur dan selalu positif, yaitu memilah dan melakukan penyaringan pada konten dan seacara tata perilaku yang baik terhadap khalayaknya selalu mengunggah dan memberikan hal-hal positif. Consistency yang di miliki oleh Icha adalah konten yang tertata serta menjunjung tinggi etika dalam konteks pesan dimana perilakuknya yang tidak berubah yaitu hanya fokus pada satu saja dalam akun intagramnya yaitu dalam melakukan personal branding. Specialization, yang dimiliki oleh Icha lebih focus ke talent model fashion wanita. Khususnya di model wanita, model kasual wanita remaja masa kini dibidang fashion, akting dan kecantikan. Karakter yang di tampilkan yang unik dan inilah yang membuat Icha memiliki nilai, karakter selebgram yang ditampilkan oleh Icha adalah, Everyday User yaitu tipe ini adalah orang biasa yang tak memiliki pengaruh lebih dibandingkan selebgram tipe lainnya. Namun, selebgram tipe ini memiliki jumlah followers yang signifikan. Kesimpulan, Personal branding selebgram Icha nabilahh dengan akun Instagram @Ichanabilahh secara keseluruhan telah sesuai dengan keempat karakteristik Personal branding yang diamati yaitu authenticity, integrity, consistency, dan specialization. Namun, Icha nabilah tidak memiliki visi dalam menjadi seorang selebgram. Pada sisi authenticity, Icha kurang memiliki kedalaman dalam menciptakan kekhasan dirinya sebagai pribadi yang dibentuknya. Adapun Personal branding yang telah dibentuk kemudian disatukan dengan media yang dimiliki, yaitu Instagram serta terdapatnya audiens yang menerima pesan Personal branding yang ingin disampaikan. Maka terciptalah personal brand dibenak khalayak.

Kata Kunci: Personal branding, Media Sosial, Instagram
Fadhillah Assegaf - Personal Name
119106123 - Fadhillah Assegaf
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2021
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...