Kebijakan Pemerintah India Dalam Mengimplikasikan Protokol Palermo Terkait Pencegahan Perdagangan Manusia 2011-2015
Penelitian ini membahas tentang kebijakan Pemerintah India dalam mengimplementasikan Protokol Palermo terkait pencegahan perdagangan manusia di India pada tahun 2011 hingga 2015. UNTOC dibawah naungan PBB mengeluarkan protokol dengan tujuan pencegahan perdagangan manusia di negara-negara anggota yang mendapatkan isu ini yaitu Protokol Palermo. Kebijakan demi kebijakan telah diberlakukan di negara India dengan tujuan utama untuk meminimalisir bahkan mencegah terjadinya transaksi illegal ini di negara tersebut, akan tetapi dikarenakan banyaknya faktor dan kesempatan yang dimiliki oleh oknum menjadikan isu perdagangan manusia ini sulit untuk dicegah bahkan untuk dihilangkan dari Negara India. Manfaat dari diberlakukannya protokol ini bisa dirasakan oleh negara-negara yang ikut serta meratifikasi protokol ini. Akan tetapi banyak juga negara yang mendapatkan dampak dan efek yang tidak begitu bagus bahkan semakin buruk seperti salah satunya Negara India. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode deskriptif-analitis yang bersifat kualitatif. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah neo-liberalisme, dengan teori kerjasama internasional, kebijakan luar negeri, serta teori efektivitas.
Kata kunci: India, PBB, Kebijakan Luar Negeri, Protokol Palermo, UNTOC, Perdagangan Manusia, Kejahatan Transnasional Terorganisir
Kata kunci: India, PBB, Kebijakan Luar Negeri, Protokol Palermo, UNTOC, Perdagangan Manusia, Kejahatan Transnasional Terorganisir
Siti Astria Nun Cahyani - Personal Name
117105018 - Siti Astria Nun Cahyani
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2021
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...