Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Hubungan Frekuensi Menonton Film True Crime Kekerasan pada Perempuan Dengan Harga Diri (Self-Esteem) Perempuan Dewasa Awal diPulau Jawa

Kekerasan terhadap perempuan hingga kini masih marak ditemukan di Indonesia, terlebih pada wilayah Pulau Jawa. Kekerasan terhadap perempuan merupakan suatu momok besar bagi perempuan yang tentu saja berkaitan erat dengan self-esteem perempuan. Maka dari itu, penyemarakan beragam upaya pemberdayaan dilakukan salah satunya melalui media tontonan yang dapat menembus berbagai lapisan masyarakat. Namun nyatanya, dibalik keberagaman media film yang berkembang, semakin banyak tontonan bermuatan kekerasan terhadap perempuan khususnya dalam aliran true crime. Pengulasan penderitaan korban menjadi bagian dari daya tarik true crime yang ironisnya banyak ditonton oleh perempuan dewasa awal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan frekuensi menonton film true crime bermuatan kekerasan pada perempuan dengan harga diri (self-esteem) perempuan sebagai penonton khususnya pada masa dewasa awal di wilayah Pulau Jawa. Metode yang digunakan
adalah convinience sampling untuk mengumpulkan responden yang melibatkan perempuan dewasa awal berkesibukan rutin berdomisili di Pulau Jawa yang berjumlah 135 orang. Uji korelasi menggunakan Spearman Rank Correlation Coefficient diperoleh hasil koefisien sebesar .148 yaitu hubungan yang sangat lemah dengan nilai signifikansi sebesar .087 dengan p < 0.05. Hasil mengatakan tidak ada hubungan signifikan antara frekuensi menonton true crime dengan self-esteem perempuan dewasa awal di Pulau Jawa.

Kata Kunci: Frekuensi menonton, Harga Diri (Self-Esteem), Kekerasan terhadap perempuan
Daftar Pustaka: 74 (2000 - 2022)
Resha Mutiaramadhani - Personal Name
117207013 - Resha Mutiaramadhani
Skripsi PPS
Indonesia
2022
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...