Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Gambaran Penerimaan Diri (Self Acceptance) Pada Perempuan Dewasa Awal Broken Home yang Mengalami Gangguan Depresi Akibat Perceraian Orang Tua Pasca Mendapat Intervensi Psikologi

Penerimaan diri memiliki pengaruh penting dalam kesehatan psikologis individu. Penerimaan diri merupakan kemampuan individu dalam menerima segala kekurangan dan kelebihan pada dirinya. Penerimaan diri juga menimbulkan emosi positif dan mendorong individu dapat beradaptasi pada saat menghadapi peristiwa negatif, termasuk perceraian orang tua dan mengalami depresi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat gambaran penerimaan diri pada perempuan dewasa awal broken home yang mengalami gangguan depresi akibat perceraian orang tua pasca mendapat intervensi psikologi. Metode dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif studi kasus, subjek penelitian adalah perempuan dewasa awal yang berusia 22 tahun, yaitu subjek GF, dengan teknik sampling non-probability yang peneliti gunakan adalah purposeful sampling. Metode pengumpulan data dengan mewawancarai seorang subjek dan dua orang informan. Hasil penelitian, menjelaskan delapan aspek penerimaan diri yang ada, yaitu pada aspek sifat percaya diri dan menghargai diri, GF mampu menghadapi dan melewati berbagai pengalaman dalam hidup dan mampu menghargai dirinya.
Pada aspek kesediaan menerima kritikan, GF melihat sisi positif dari tanggapan yang didapat mengenai dirinya. Pada aspek mampu menilai diri dan mengoreksi kelemahan, GF mampu menilai perubahan positif yang terjadi pada dirinya. Pada aspek mandiri dan berpendirian, GF mampu menjalankan proses treatment dengan psikolog tanpa dukungan dari keluarga. Pada aspek jujur terhadap diri dan orang lain, GF mampu terbuka untuk menceritakan mengenai keluarga dan depresi kepada orang yang telah dipercaya. Pada aspek nyaman dengan diri, GF mampu menerima dirinya sehingga merasa nyaman dengan keadaannya saat ini. Pada aspek memanfaatkan kemampuan dengan efektif, GF telah mengikuti organisasi dan kepanitiaan di kampusnya. Pada aspek bangga menjadi diri sendiri, GF merasa bangga terhadap dirinya karena mampu bangkit dan menghadapi berbagai pengalaman dalam hidupnya.

Kata kunci : penerimaan diri, perceraian orang tua, broken home, gangguan depresi
Daftar Pustaka: 77 (2001-2020)
Meita Fajriani - Personal Name
117107055 - Meita Fajriani
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2021
LOADING LIST...
LOADING LIST...