Gambaran Parenting Stress Pada Orang Tua Yang Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Pada Indikator Child Adaptability)
Stres pengasuhan merupakan stres yang dialami orangtua dalam proses pengasuhan yang melibatkan serangkaian cara mengatasi perilaku dan berkomunikasi dengan anak (sosialisasi, pengajaran), perawatan atau pengasuhan (mengasuh, melindungi), mencari penyembuhan bagi anak, serta pengaruh stres tersebut terhadap kehidupan pribadi dan keluarga (Dabrowska & Pisula, 2010). Menurut Abidin (dalam Ahern, 2004) terdapat tiga aspek untuk dapat mengukur stres pengasuhan seseorang, dimana setiap aspeknya memiliki indikator yang berbeda-beda. Tiga aspek tersebut diantaranya, The Parent Distress (Pengalaman stres orangtua), The Difficult Child (ketidakmampuan anak menyesuaikan diri dengan perubahan fisik maupun lingkungan) dan The Parent Child Dysfunctional Interaction (tidak berfungsinya interaksi orangtua dengan anak). Namun, pada penelitian ini penulis hanya menggunakan aspek kedua parenting stress yaitu The Difficult Child (ketidakmampuan anak menyesuaikan diri dengan perubahan fisik maupun lingkungan) dengan beberapa indikatornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran parenting stress pada orangtua yang mengasuh anak berkebutuhan khusus (studi pada indikator child adaptability). Ibu ABK merupakan perempuan yang melahirkan anak-anak yang memiliki keunikan tersendiri dalam kondisi fisik atau mental sehingga membutuhkan pelayanan khusus untuk metode penyampaiannya (Argya, 2017).
Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pada penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara karena metode tersebut merupakan metode utama dalam penelitian kualitatif. Subjek yang diwawancarai berjumlah 1 orang dan 1 orang informan dari masing-masing subjek. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penerimaan positif diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus ditinjau dari aspek parenting stress. Hal tersebut terlihat dari respon subjek kepada anak ketika subjek dihadapkan kepada ketiga indikator tersebut. Oleh karena itu, penting bagi seorang ibu untuk memiliki penerimaan diri yang positif agar dapat menerima apapun keadaan dirinya, termasuk amanah sebagai seorang ibu yang dikarunia anak berkebutuhan khusus.
Kata kunci : Stres Pengasuhan (parenting stress), Ibu yang memiliki ABK, Anak Berkebutuhan Khusus
Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pada penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara karena metode tersebut merupakan metode utama dalam penelitian kualitatif. Subjek yang diwawancarai berjumlah 1 orang dan 1 orang informan dari masing-masing subjek. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penerimaan positif diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus ditinjau dari aspek parenting stress. Hal tersebut terlihat dari respon subjek kepada anak ketika subjek dihadapkan kepada ketiga indikator tersebut. Oleh karena itu, penting bagi seorang ibu untuk memiliki penerimaan diri yang positif agar dapat menerima apapun keadaan dirinya, termasuk amanah sebagai seorang ibu yang dikarunia anak berkebutuhan khusus.
Kata kunci : Stres Pengasuhan (parenting stress), Ibu yang memiliki ABK, Anak Berkebutuhan Khusus
Mahesi Putri - Personal Name
117207003 - Mahesi Putri
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2021
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...