Peran Formed Police Unit India Dalam Mendorong Terciptanya Peace building Melalui Implementasi Resolusi PBB 1325 Dalam United Nations Mission in Liberia (2007-2016)
Perang saudara Liberia yang berlangsung selama 14 tahun lamanya telah menciptakan trauma yang mendalam di banyak perempuan-perempuan Liberia dan juga memakan korban lebih dari dua ratus ribu jiwa. Selama periode tersebut, perempuan menjadi sasaran kekerasan fisik dan seksual termasuk diantaranya pemerkosaan berkelompok, kekerasan dalam rumah tangga dan juga penyiksaan. UNMIL (United Nations Mission in Liberia) mulai dikerahkan pada Oktober 2003 sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan 1509 dengan tujuan untuk mengambil alih tugas ECOWAS dan mendorong terjadinya perdamaian yang berkelanjutan.
Salah satu negara kontributor terbesar pada misi tersebut adalah India, dimana mereka mengirimkan sebuah unit khusus yang mayoritas pasukanya merupakan pasukan perempuan. FPU (Formed Police Unit) India menyadari akan kerentanan perempuan pada situasi pasca konflik yang ada di Liberia, maka India mengadopsi Resolusi PBB 1325 untuk diaplikasikan di lapangan secaranya nyata dalam upayanya mendorong terciptanya peacebuilding di negara tersebut. Resolusi PBB 1325 membahas peran penting perempuan pada situasi pemulihan suatu negara yang telah mengalami konflik serta kontribusinya dalam upaya pemeliharaan perdamaian. Dalam penelitian ini penulis menggunakan perspektif Human Security juga beberapa teori seperti Representative Beauracracy, Peran dan Konsep Perdamaian. Penulis juga menggunakan metode kualitatif dan deskriptif analitik yang diperkuat dengan sumber
data premier dan sekunder dalam penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa FPU India telah berhasil menyelesaikan misinya melalui implementasi Resolusi PBB 1325. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan partisipasi perempuan pada sektor keamanan, dimana jumlah perempuan yang bergabung pada Liberian National Police mengalami peningkatan akibat terinspirasi dari kehadian FPU India.
Kata Kunci: UNMIL Liberia, Formed Police Unit, India, Perempuan.
Daftar Pustaka: 27 buku elektronik, 5 jurnal terbitan berkala, 3 dokumen, dan 16 sumber
elektronik
Salah satu negara kontributor terbesar pada misi tersebut adalah India, dimana mereka mengirimkan sebuah unit khusus yang mayoritas pasukanya merupakan pasukan perempuan. FPU (Formed Police Unit) India menyadari akan kerentanan perempuan pada situasi pasca konflik yang ada di Liberia, maka India mengadopsi Resolusi PBB 1325 untuk diaplikasikan di lapangan secaranya nyata dalam upayanya mendorong terciptanya peacebuilding di negara tersebut. Resolusi PBB 1325 membahas peran penting perempuan pada situasi pemulihan suatu negara yang telah mengalami konflik serta kontribusinya dalam upaya pemeliharaan perdamaian. Dalam penelitian ini penulis menggunakan perspektif Human Security juga beberapa teori seperti Representative Beauracracy, Peran dan Konsep Perdamaian. Penulis juga menggunakan metode kualitatif dan deskriptif analitik yang diperkuat dengan sumber
data premier dan sekunder dalam penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa FPU India telah berhasil menyelesaikan misinya melalui implementasi Resolusi PBB 1325. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan partisipasi perempuan pada sektor keamanan, dimana jumlah perempuan yang bergabung pada Liberian National Police mengalami peningkatan akibat terinspirasi dari kehadian FPU India.
Kata Kunci: UNMIL Liberia, Formed Police Unit, India, Perempuan.
Daftar Pustaka: 27 buku elektronik, 5 jurnal terbitan berkala, 3 dokumen, dan 16 sumber
elektronik
Jason Harjanto - Personal Name
116105030 - Jason Harjanto
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2020
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...