Pembangunan Aplikasi Permainan Edukasi Kebaharian "Sea Scout" Untuk Anggota Saka Bahari Jakarta Selatan
Dapat diketahui bahwa Indonesia merupakan Negara kepulauan yang dua pertiga wilayahnya adalah laut. Dengan kata lain, Indonesia ikut berkontribusi bagi laut dunia. Namun, Indonesia mempunyai masalah reklamasi pantai dan juga ekosistemnya yang telah dirusak. Oleh karena itu, dibutuhkan koordinasi dan juga keterlibatan berbagai pihak seperti komunitas ataupun organisasi masyarakat dan juga lembaga pemerintahan terkait untuk menyehatkan kembali laut-laut Indonesia (Anggraeni, 2019). Gerakan Pramuka merasa turut berkewajiban menanamkan dan menumbuhkembangkan rasa cinta laut dan sikap hidup yang berorientasi ke laut. Melalui Satuan Karya Pramuka Bahari yang bertujuan membina dan mengembangkan anggota Gerakan Pramuka agar memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, ketrampilan dan kecakapan di bidang kebaharian. Namun, proses pendidikan di Saka Bahari Jakarta Selatan masih menggunakan metode ceramah yang disampaikan oleh pembina. Permainan edukasi “Sea Scout” dapat menjadi alternatif permainan untuk anggota dalam proses pembelajaran.
Aplikasi permainan edukasi “Sea Scout” merupakan permainan dengan genre puzzle yang dibangun untuk memberikan pembelajaran tentang materi kebaharian. Aplikasi permainan ini berbasis web dan dibangun dengan metode penelitian Research and Development dan metode pengembangan yaitu game design. Permainan “Sea Scout” dimainkan dengan cara menjawab soal yang berupa pertanyaan dengan jawaban yang benar. Untuk mengetahui manfaat permainan edukasi ini dilakukan dengan melakukan pre-test dan post-test. Penelitian ini dilakukan kepada anggota Saka Bahari Jakarta Selatan dengan jumlah responden 12 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung skor jawaban anggota lalu diambil presentase nilai rata-rata. Dari perhitungan tersebut didapatkan nilai pre-test 48.3% dan nilai post-test 79.1%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Sea Scout dapat meningkatkan nilai akhir anggota jika dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah.
Kata Kunci : Saka Bahari, Permainan Edukasi.
Aplikasi permainan edukasi “Sea Scout” merupakan permainan dengan genre puzzle yang dibangun untuk memberikan pembelajaran tentang materi kebaharian. Aplikasi permainan ini berbasis web dan dibangun dengan metode penelitian Research and Development dan metode pengembangan yaitu game design. Permainan “Sea Scout” dimainkan dengan cara menjawab soal yang berupa pertanyaan dengan jawaban yang benar. Untuk mengetahui manfaat permainan edukasi ini dilakukan dengan melakukan pre-test dan post-test. Penelitian ini dilakukan kepada anggota Saka Bahari Jakarta Selatan dengan jumlah responden 12 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung skor jawaban anggota lalu diambil presentase nilai rata-rata. Dari perhitungan tersebut didapatkan nilai pre-test 48.3% dan nilai post-test 79.1%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Sea Scout dapat meningkatkan nilai akhir anggota jika dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah.
Kata Kunci : Saka Bahari, Permainan Edukasi.
Sitta Fadillah - Personal Name
116103006 - Sitta Fadillah
Skripsi PTI
Indonesia
Universitas Paramadina
2021
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...