Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Perancangan Desain Grafis Untuk Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Bus Transjakarta Oleh Komisi Nasional Perempuan

Pelecehan seksual masih menjadi permasalahan yang marak terjadi di masyarakat. Pelecehan seksual yang paling banyak terjadi salah satunya di transportasi umum. Transportasi umum yang sering terjadi pelecehan seksual adalah di dalam bus Transjakarta. Pelecehan seksual dialami oleh wanita dan pria, namun korban lebih banyak wanita yaitu 87% dan pria yaitu 13%. Pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan-pendekatan yang terkait dengan tindakan seksualyang tak diinginkan , pelecehan seksual dapat dilakukan dengan secara verbal, fisik, maupun gestur.Sembilan belas bentuk pelecehan seksual yang dialami di transportasi umum yakni: siulan atau suitan, suara kecupan, komentar atas tubuh, komentar seksual yang gamblang, komentar seksis, komentar rasis, main mata, difoto diam-diam, diintip, diklakson, gestur vulgar, dipertontonkan masturbasi publik, dihadang, diperlihatkan alat kelamin, didekati dengan agresif terus menerus, dikuntit, hingga disentuh, diraba, dan digesek-gesek dengan alat kelamin pelaku. Walaupun tampaknya pihak Transjakarta sudah memberikan upaya untuk mengurangi kasus pelecehan seksual seperti memberikan ruang khusus wanita, bus pink khusus wanita dan memasang CCTV namun tetap saja kasus pelecehan seksual di dalam bus maupun di halte masih kerap terjadi. Yang mengkhawatirkan dari kasus-kasus pelecehan seksual antara lain terjadinya victim blamingyaitu menyalahkan korban, padahal pelecehan seksual terjadi karena niat pelaku. Maka dari itu, penulis melakukan perancangan komunikasi visual untuk mengkampanyekan anti pelecehan seksual dengan publikasi media sosial dan transit advertisingagar dapat mendorong korban pelecehan seksual untuk bersuara. Kampanye ini akan dilaksanakan oleh Komisi Nasional Perempuan di halte Kampung Melayu, terminal blok M, dan di dalam bus Transjakarta. Metode penelitian yang akan dilakukan dengan metode kualitatif yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan studi literatur.

Kata Kunci: Pelecehan Seksual, Bus Transjakarta, victim blaming
Nattaya Salsabila - Personal Name
116101006 - Nattaya Salsabila
Skripsi PDV
Indonesia
Universitas Paramadina
2020
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...