Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Review Hasil Penelitian Fenomena Media Sosial Pada Remaja

Pada jurnal PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU REMAJA, peneliti dapat menyimpulkan bahwa di era globalisasi dengan teknologi yang semakin maju ini dapat mempengaruhi perilaku remaja melalui media sosial. Saat ini media sosial merupakan alat komunikasi paling mudah dan diminati masyarakat luas. Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial saat ini mempunyai pengaruh yang sangat besar pada masyarakat untuk dapat bekomunikasi dari jarak jauh, khususnya remaja. Media sosial membuat para remaja yang sedang menjalani masa transisi menjadi labil dengan kata lain mudah dipengaruhi. Media sosial merupakan suatu candu atau hal yang tidak bisa lepas dari penggunanya. Melalui media sosial (seperti: Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan lainnya), para remaja memposting kegiatan pribadi, curhat, foto dan sebagainya. Hal ini menggambarkan gaya kehidupan mereka yang mengikuti perkembangan zaman, sehingga siapapun dapat berkomentar untuk apapun yang diposting oleh remaja tersebut. Perilaku tersebut dapat membuat komunikasi yang mudah karna bisa dilakukan dengan jarak jauh, memperluas jaringan pertemanan bahkan informasi yang cepat dan akurat. Namun di sisi lain pengaruh media sosial juga dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar pada remaja, bahaaya kejahatan dan penipuan serta mengganggu kehidupan dan komunikasi keluarga. Pada jurnal FENOMENA REMAJA MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBENTUK IDENTITAS, peneliti dapat menyimpulkan bahwa seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi telah merubah cara interaksi antar individu dengan individu yang lain. Dengan keberadaan internet secara tidak langsung membuat generasi masa depan untuk mencari informasi dan menyampaikan kegiatan mereka untuk diketahui khalayak luas. Melalui media sosial (facebook, twitter dan path) secara personal digunakan untuk berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain. Mereka mengikuti teman yang sudah mempunyai akun di media sosial agar tidak ketinggalan zaman serta informasi yang beredar saat itu. Pengguna media sosial biasanya memperbarui masalah pribadi, namun hingga saat ini walau sudah jarang aktif dan memperbarui status di meida sosial, hal ini masih digunakan untuk menjalin tali silaturahmi dengan teman – teman lama. Di sisi lain, nilai individu yang ditampilkan secara tidak langsung telah menggambarkan konsep diri. Dalam interaksi simbolik, interaksi antar individu menghasilkan suatu gagasan tertentu mengenai diri. Konsep diri ini memnunjukkan persepsi kita mengenai cara orang lain melihat diri kita. Media sosial juga efektif untuk menampilkan informasi dan berita sehingga penggunanya nyaman serta sangat berhati-hati perbarui status di akun media ini karna bersifat pribadi. Selain itu berbagai hal yang diperbarui lebih fokus kepada kegiatan yang sedang kita lakukan saat itu sehingga orang yang berteman dengan kita di akun tersebut akan tahu kegiatan kita. Misalnya selalu memperbarui di suatu tempat yang sedang viral, jadi orang lain akan tahu kegiatan kita dan akan mendapat citra diri sebagai orang yang eksis. Bahkan perbarui melalui suatu lagu akan terbentuk citra diri seperti apa pandangan dari teman-teman di akun media sosial kita. Dari 2 (dua) jurnal di atas dapat disimpulkan bahwa kehadiran media sosial saat ini sangat berpengaruh terhadap perilaku dan identitas pada remaja. Dimana perilaku remaja saat ini menjadi berbeda dengan remaja jaman dahulu dikarnakan era globalisasi ini. Perilaku yang terjadi membuat proses komunikasi dari jarak jauh, dan melakukan setiap kegiatan yang ingin diketahui khalayak luas melalui media sosial lebih mudah. Media sosial juga efektif untuk menampilkan informasi dan berita. Disisi lain media sosial juga memiliki sisi negatif yang membuat perilaku para remaja menjadi malas atau memudahkan suatu pekerjaan bahkan menjadi suatu kejahatan identitas. Ketidak hati-hatian para remaja dalam menggunakan media sosial, dapat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari mereka. Diharapkan dengan hal ini, para remaja saat ini dapat melek media dikarenakan komunikasi merupakan salah satu aspek kehidupan yang tidak bisa ditinggalkan. Tanpa komunikasi, pesan yang disampaikan komunikator tidak akan sampai ke komunikan dengan jelas.

Kata kunci: Media Sosial, Remaja, Perilaku, Identitas.
Satria Pringgondani - Personal Name
112106070 - Satria Pringgondani
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2019
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...