Literasi Keuangan Generasi Milenial Terhadap Perbankan Syariah
Literasi keuangan menjadi isu penting dalam dekade saat ini. Berdasarkan survey nasional literasi keuangan dan inklusi keuangan tahun 2016 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia berada pada posisi 8,1%, sedangkan indeks literasi keuangan konvensional berada pada angka 29,5% (OJK, 2017). Studi ini membahas mengenai literasi keuangan di kalangan generasi milenial terhadap perbankan syariah. Generasi milenial menjadi sasaran tepat dalam membangun literasi keuangan yang efektif. Tujuan dari studi ini adalah untuk membahas bagaimana pengetahuan keuangan, sikap keuangan, serta perilaku keuangan generasi milenial terhadap bank syariah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif dengan cara wawancara terstruktur. Objek dalam penelitian ini yaitu generasi milenial yang berprofesi sebagai karyawan, mahasiswa, dan pelaku bisnis. Hasil wawancara membuktikan bahwa literasi keuangan syariah di kalangan generasi milenial masih tergolong. Rendahnya literasi keuangan tersebut dikarenakan kurangnya mempelajari keuangan syariah secara mendalam. Di samping itu mengenai sikap para informan yang hanya dapat mempercayai perbankan syariah disebabkan karena bersumber pada Alquran dan Hadits, tidak ada riba, bunga, sistem bagi hasil, dan tidak didasari pada pengetahuan keuangan yang mumpuni. Perilaku keuangan pada generasi milenial terhadap perencanaan, sumber pendapatan, serta alokasi dana yang sesuai dengan syariah masih didasarkan pada konsep halal dan haram.
Kata kunci : Literasi keuangan, Literasi Keuangan Syariah, Generasi Milenial, Perbankan Syariah
Kata kunci : Literasi keuangan, Literasi Keuangan Syariah, Generasi Milenial, Perbankan Syariah
Rani Wiladata Anbutu - Personal Name
115108011 - Rani Wiladata Anbutu
Skripsi PMJ
Indonesia
Universitas Paramadina
2019
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...