Persepsi Etis Tentang Pola Asuh Otoriter Orang Tua Pada Remaja
Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam gambaran persepsi etis pada remaja yang mendapatkan pola asuh otoriter. Penelitian ini menggunakan dua dimensi pola asuh yaitu dimensi kontrol dan dimensi kehangatan untuk menggali persepsi etis remaja yang menerima pola asuh otoriter. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode pengambilan data yaitu wawancara. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposeful sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja berusia 16 tahun dan dua orang informan yang keduanya merupakan orang tua dari subjek. Hasil penelitian menyatakan bahwa subjek menerima dan menganggap baik pola asuh otoriter pada dimensi kontrol karena merupakan hal yang bagus dan dilakukan untuk kebaikan dirinya, di mana orang tua mampu menilai baik dan buruk subjek, memiliki lebih banyak pengetahuan dan pengalaman hidup, serta pandangan mengenai masa depan subjek. Dalam agama subjek mempercayai bahwa seorang anak yang menentang keputusan orang tuanya adalah tidak baik dan wajib menuruti orang tua. Pada dimensi kehangatan pola asuh otoriter, subjek tidak menyukai pengasuhan orang tuanya karena menganggap pola asuh otoriter yang baik seharusnya mengimbangi bentuk-bentuk kontrol otoriter dengan bentuk kehangatan yang tinggi.
Kata kunci: Persepsi etis, remaja, pola asuh otoriter
Daftar pustaka: 61, (1981-2018)
Kata kunci: Persepsi etis, remaja, pola asuh otoriter
Daftar pustaka: 61, (1981-2018)
Farendea Firstya Iponery Putri - Personal Name
112107025 - Farendea Firstya Iponery Putri
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2019
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...