Diplomasi Budaya Jepang di Indonesia Melalui Event “Little Tokyo : Ennichisai” di Blok M Jakarta Selatan 2010-2018
Diplomasi kebudayaan menjadi bagian penting dari konsep soft power. Berbagai aktor yang terlibat dalam instrumen soft power, diantaranya masyarakat, pelaku usaha, akademisi. Sedangkan aktor formal, seperti halnya Kedutaan Besar dan institusi perwakilan lainnya hanya bersifat mendukung (supporting actors). Dalam instrumen soft power terhadap aspek diplomasi kebudayaan yang mampu menjadi pendekatan bagi negara lain yang ternyata keberadaannya cukup efektif. Ini disebabkan soft power lebih beroreientasi pada peranan aktor-aktor non-pemerintah. Selain itu, soft power memiliki karakter atas adanya politik praktis yang rendah sebagai ambisi atau bagian dogma superioritas suatu negara terhadap lain, serta keunggulan lainnya yaitu menjadikan masyarakat sebagai target diplomasi itu sendiri. Keberadaan soft diplomasi memiliki peranan penting untuk mendukung pencapaian kepentingan nasional. Hal ini juga berlaku bagi Jepang. Melalui event “Little Tokyo : Ennichisai” tahun 2010-2018, Jepang berupaya mengambil manfaat dengan membangun citra dan hubungan mutualistik antar masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
Kata Kunci : Jepang, Diplomasi Budaya, Indonesia, Little Tokyo : Ennichisai, Soft Power
Daftar pustaka : 9 Buku, 18 Jurnal dan Dokumen, 23 Websites.
Kata Kunci : Jepang, Diplomasi Budaya, Indonesia, Little Tokyo : Ennichisai, Soft Power
Daftar pustaka : 9 Buku, 18 Jurnal dan Dokumen, 23 Websites.
Sheila Neysa Firyal Putri - Personal Name
114105073 - Sheila Neysa Firyal Putri
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2019
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...