Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Upaya Indonesia Dalam Pembebasan Sandera Anak Buah Kapal Berkewarganegaraan Indonesia di Filipina Selatan (Maret-November 2016)

Kelompok Abu Sayyaf dikenal sebagai kelompok Islam yang sangat radikal di Filipina Selatan dengan memiliki jaringan kepada terorisme internasional. Anak Buah Kapal Indonesia menjadi salah satu sasaran kelompok Abu Sayyaf dalam melakukan aksi penculikan dan penyanderaan untuk mendapatkan sejumlah uang tebusan. Dibulan Maret sampai dengan November 2016, sebanyak 7 kali ABK Indonesia diculik oleh Abu Sayyaf. Kelompok ini melakukan teror dan pemerasan terhadap keluarga korban dan pemerintah Indonesia untuk memberikan sejumlah uang yang diinginkan apabila para sandera ingin selamat. Penelitian in bertujuan untuk melakukan analisis terhadap upaya Indonesia dalam membebaskan para sandera warga negaranya dari sekapan Kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan sejak Maret hingga November 2016. Pemerintah Indonesia mengambil langkah diplomatis untuk membebaskan para sandera dari kelompok Abu Sayyaf. Selain itu pemerintah Indonesia juga melibatkan aktor non negara. Dalam penulisan kali ini, kami juga akan membahas mengenai hambatan-hambatan yang ditemukan dalam proses diplomasi untuk membebaskan para sandera WNI. Seperti harus berhadapan dengan kedaulatan negara Filipina. Mengerahkan operasi intelijen di beberapa provinsi dan pulau-pulau di Filipina Selatan, hal ini dikarenakan kelompok tersebut menculik dan menyandera di lokasi dan waktu yang berbeda pula. Selain itu juga banyak informasi yang mengancam keluarga besar korban sandera yang dilakukan oleh Kelompok Abu Sayyaf tersebut.

Kata Kunci: Indonesia, Filipina Selatan, Kelompok Abu Sayyaf, Kepentingan Nasional, Maphilindo, Diplomasi.
112105034 - Muhammad Pandu Pradipta Dewadaru
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2020
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...