Dampak Bali Democracy Forum (BDF) Terhadap Perkembangan Demokrasi di Myanmar 2012–2015
Demokrasi di Myanmar sulit untuk berkembang karena pemerintahan junta militer yang bersifat otoriter di negara tersebut. Beberapa kali terdapat gerakan aksi protes yang dilakukan oleh masyarakat untuk menuntut terciptanya pemerintahan yang lebih demokratis. Kuatnya peran pemerintah militer di negara tersebut membuat Myanmar tersangkut isu Hak Asasi Manusia dan juga kesulitan perkembangan ekonomi. Akan tetapi keikutsertaan Myanmar dalam Bali Democracy Forum (BDF) diharapkan dapat menjadi solusi bagi terciptanya nilai-nilai demokrasi di Myanmar. Fase demokratisasi mulai terwujud di Myanmar bersamaan dengan semakin terbukanya negara tersebut untuk bekerjasama dengan dunia luar. Keberhasilan Myanmar dalam menyelenggarakan Pemilihan Umum di negaranya menjadi tolak ukur terciptanya demokrasi di Myanmar. Pada penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan melakukan analisa deskriptif analisis menggunakan paradigma liberalis dan juga tahapan demokratisasi yaitu Fase Liberalisasi dan Fase Transisi dalam demokrasi di Myanmar. Hasil yang terlihat dari penelitian ini adalah bahwa dampak BDF terhadap perkembangan demokrasi di Myanmar adalah menumbuhkan nilai-nilai demokrasi di Myanmar, baik itu dikalangan masyarakat maupun Pemerintahnya, dan hal tersebut merupakan bentuk dari Fase Liberalisasi. Kemudian hasil selanjutnya adalah dengan terlaksana Pemilihan Umum di Myanmar yang merupakan bentuk dari Fase Transisi dalam demokrasi di Myanmar.
Kata Kunci: Demokrasi, Myanmar, Bali Democracy Forum (BDF).
Kata Kunci: Demokrasi, Myanmar, Bali Democracy Forum (BDF).
Mohammad Try Yoga Admiral - Personal Name
113105086 - Mohammad Try Yoga Admiral
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2019
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...