Kerjasama United Nations Office On Drugs and Crime (UNODC) dan Jepang Dalam Penanggulangan Perdagangan Obat Terlarang di Asia Tenggara Melalui The Joint Plan Of Action (2013-2017)
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kepentingan Jepang dalam kerjasama dengan UNODC untuk penanggulangan perdagangan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara serta kerja sama United Nations Office On Drugs And Crime (UNODC) dan Jepang dalam penanggulangan perdagangan obat terlarang di Asia Tenggara melalui The Joint Plan Of Action serta efektivitas program kerja sama yang telah disepakati dan dilaksanakan. Perdagangan narkotika secara ilegal di Asia Tenggara menjadi pusat perhatian yang menumbuh untuk Negara dan wilayah lain karena jaringan perdagangan narkotika secara ilegal internasional yang kompleks merajalela di kawasan ini berkat pasar yang menguntungkan dan terus berkembang di wilayah tersebut dan menyebar keluar Asia Tenggara. Jepang memiliki kepentingan untuk menjaga Negaranya dari ancaman Perdagangan narkotika ilegal yang berasal dari Negara-negara lain. Oleh karena itu Jepang melakukan kerja sama dengan UNODC dalam bentuk The Joint Plan Of Action untuk menanggulangi dan meminimalisir ancaman perdagangan obat terlarang di Asia Tenggara. Peneliti mencoba memahami dan menganalisis proses kerja sama UNODC dan Jepang dalam mengatasi ancaman- ancaman dari perdagangan obat terlarang yang berada di sekitar wilayah Asia Tenggara melalui The Joint Plan Of Action. Metode penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif. Sebagian besar data dikumpulkan melalui studi pustaka dan penelusuran website. Data-data yang diperoleh kemudian di analisis dengan pendekatan neoliberalism dengan teori yang berhubungan dengan sekuritisasi, kerja sama , organisasi internasional dan human security Hasil dalam penelitian ini menunjukkan kepentingan Jepang dalam kerjasama dengan UNODC untuk penanggulangan perdagangan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara serta kerja sama United Nations Office On Drugs And Crime (UNODC) dan Jepang dalam penanggulangan perdagangan obat terlarang di Asia Tenggara melalui The Joint Plan Of Action berjalan efektif dalam kurun waktu 2013 sampai 2017.
Kata Kunci : Kerja sama, Drugs Trafficking, UNODC, The Joint Plan Of Action, Jepang, Asia Tenggara
Daftar Pustaka : 4 buku, 12 ebook, 5 jurnal, 20 artikel pemerintahan, 10 website
Kata Kunci : Kerja sama, Drugs Trafficking, UNODC, The Joint Plan Of Action, Jepang, Asia Tenggara
Daftar Pustaka : 4 buku, 12 ebook, 5 jurnal, 20 artikel pemerintahan, 10 website
Ghassaani Arifah Dalimoenthe - Personal Name
115105013 - Ghassaani Arifah Dalimoenthe
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2020
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...