Dari Keturunan Keraton Mataram Hingga Calon Presiden: Analisis Retorika Film Dokumenter "Sang Patriot: Prabowo Subianto"
Prabowo Subianto Djojohadikusumo adalah sosok yang diduga banyak melakukan pelanggaran hak asasi manusia seperti penculikan sembilan orang aktivis pada era orde baru, dituduh sebagai pelaku dari kerusuhan Mei 1998, serta dituduh melakukan kudeta terhadap Presiden B.J. Habibie. Pada 20 November 1998 Prabowo kemudian diberhentikan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Setelah terpuruk dengan citra yang buruk, Prabowo kembali tampil sebagai calon presiden dan dan nyaris memenangi Pemilihan Umum Presiden 2014. Citra yang buruk sebagai terduga pelaku pelanggaran hak asasi manusia, diperbaiki oleh Prabowo dengan berbagai cara. Salah satu cara itu adalah melalui film dokumenter “Sang Patriot: Prabowo Subianto”. Sebagai film dokumenter, “Sang Patriot: Prabowo Subianto memiliki tujuan untuk memberikan informasi sekaligus klarifikasi mengenai Prabowo Subianto dan keterlibatannya dalam proses reformasi 1998. Penelitian ini kemudian berisi analisa bagaimana “Sang Patriot: Prabowo Subianto” menyampaikan pesan persuasi kepada audiensnya, dengan menggunakan teknik retorika. Penulis menggunakan teori retorika Kenneth Burke berupa analisa dramatisme pentad dan cluster criticism untuk mengkaji film dokumenter ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa “Sang Patriot: Prabowo Subianto” ingin mencitrakan Prabowo sebagai sosok bangsawan yang mampu memimpin Indonesia. Film ini juga menyatakan bahwa Prabowo tidak bersalah dalam peristiwa Mei 1998. Karena penelitian ini dibuat berdasarkan komunikasi visual, maka penulis menyarankan supaya penelitian selanjutnya dapat melakukan eksplorasi mengenai tanda-tanda yang terdapat dalam film ini dengan menggunakan teknik semiotika dan dramaturgi untuk memperdalam hasil penelitian.
Kata kunci : Prabowo, rhetoric, dramatisme pentad, cluster criticism
Kata kunci : Prabowo, rhetoric, dramatisme pentad, cluster criticism
Maria Rosari Dwi Putri - Personal Name
213121005 - Maria Rosari Dwi Putri
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...