"Wajah Pemenang, Wajah Pecundang": Eksperimen Mengenai Korelasi Antara Wajah Kandidat Terhadap Pilihan Politik Pemilih Pemula
Wajah merupakan etalase manusia. Berdasarkan paparan singkat terhadap wajah, seseorang membuat keputusan penting dalam hidup termasuk soal pilihan politik. Alexander Todorov merupakan pionir penelitian mengenai karakteristik wajah dan korelasinya dengan peluang kandidat untuk memenangkan Pemilu. Todorov menemukan fakta bahwa alasan seseorang memilih kandidat lebih sering bersandar pada intuisi dengan melihat karakteristik wajah ketimbang pertimbangan rasional lain. Dengan menduplikasi penelitian yang dilakukan Todorov, peneliti tertarik untuk mengetahui korelasi antara wajah kandidat dengan pilihan politik pemilih pemula. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan responden 100 orang mahasiswa S1 Universitas Paramadina. Sama seperti Todorov, untuk membuktikan wajah pemenang dan wajah pecundang itu nyata adanya peneliti menunjukan sepuluh pasang foto kandidat Pilkada serentak 2015 kepada responden. Foto yang ditunjukan selama 10 detik tersebut terdiri dari kandidat pemenang dan kandidat yang kalah. Untuk memperkaya tesis ini, peneliti juga melakukan studi evaluasi kandidat merujuk pada empat variabel milik American National Election Study (ANES). Hasil penelitian menunjukan hanya dengan paparan singkat, 68 persen responden memilih kandidat pemenang Pilkada sebagai pilihan politiknya. Selaras dengan itu, kandidat pemenang Pilkada juga dianggap lebih menginspirasi, berwawasan, bermoral, berjiwa pemimpin serta kapabel.
Kata Kunci: wajah, pemenang, Pemilu, kandidat, politik, Todorov
Kata Kunci: wajah, pemenang, Pemilu, kandidat, politik, Todorov
Grathia Pitaloka - Personal Name
214122007 - Grathia Pitaloka
TESIS PGSC
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...