Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Strategi Komunikasi Pemasaran Coffeshop Untuk Memenangkan Pasar Milenial (Studi Kasus Pada Cafe Kopimaning di Kota Bekasi)

Perkembangan dalam dunia bisnis kafe (Coffee shop) menjadikan persaingan semakin ketat. Oleh karena itu, para pelaku bisnis kafe (Coffee shop) melakukan berbagai strategi agar bisnis mereka dapat terus eksis, salah satunya dengan strategi komunikasi pemasaran. Penelitian ini menitikberatkan pembahasan pada strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Kopimaning dalam memenangkan pasar pada kalangan muda di kota Bekasi. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah studi deskriptif kualitatif yang akan memaparkan secara rinci mengenai strategi komunikasi yang digunakan Kopimaning dalam memenangkan pasar generasi millenal di kota Bekasi. Adapun key informan penelitian ini adalah Owner Kopimaning dan informan penelitian berjumlah 3 orang yang merupakan konsumen dari Kopimaning. Penelitian ini membahas strategi Kopimaning dengan menggunakan kerangka STPD (Segmenting, Targeting, Positioning, Differentiation), branding, experiential marketing, dan WOM (word of mouth). Berdasarkan temuan peneliti Segmentasi tersebut memiliki peran penting karena beberapa alasan, di antaranya segmentasi memungkinkan perusahaan untuk lebih fokus dalam mengalokasikan sumber daya. Kedua, strategi targeting yang diterapkan oleh pihak Kopimaning membuahkan hasil yang telah melampaui ekspektasi, dilihat dari jumlah konsumen yang datang ke Kopimaning dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Ketiga, positioning Kopimaning berhasil melakukan proposi nilai dan manfaat yang dapat diberikan perusahaan dalam meraih capaian yang telah dihasilkan perusahaan sesuai dengan segmen pasar dan pelanggan yang ditargetkan. Keempat, diferensiasi yang membedakan dari Kopimaing adalah barista di Kopimaning bisa memberikan edukasi tentang cara pembuatan produk yang ada di Kopimaning. Kelima, dalam upaya membentuk brand, Kopimaning sendiri berhasil menempatkan dirinya sebagai tempat singgah para pekerja yang membutuhkan refreshing setelah melakukan aktivitas sehari-hari. Keenam, Experiential marketing Kopimaning melaui sense, feel, think, act dan relate berhasil membentuk pengalaman pelanggan. Terakhir, pengembangan strategi komunikasi pemasaran berbasis WOM (word of mouth) amat sangat berperan dalam meningkatkan jumlah konsumen. WOM (word of mouth) merupakan bentuk opini yang paling jujur dan apa adanya dari konsumen yang datang ke Kopimaning.

Kata Kunci : coffe shop, kafe, Kopimaning, Strategi Pemasaran, STPD (Segmenting, Targeting, Positioning, Differentiation), Branding, Experiental Marketing, Word of Mouth
Septa Rifqi Putra Mulya - Personal Name
217121010 - Septa Rifqi Putra Mulya
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2019
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...