Hakikat Cinta Menurut Erich Fromm
Skripsi ini berjudul Hakikat Cinta Menurut Erich Fromm. Adapun masalah pokok yang terdapat dalam skripsi ini adalah bagaimana seni mencintai Erich Fromm. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif dengan corak library reseach dan menggunakan pendekatan filosofis. Menurut Fromm, Cinta adalah suatu seni yang memerlukan pengetahuan serta latihan. Cinta adalah suatu kegiatan dan bukan merupakan pengaruh yang pasif. Salah satu esensi dari cinta adalah adanya kreativitas dalam diri seseorang, terutama dalam aspek memberi dan bukan hanya menerima. Kata Fromm untuk berbicara tentang cinta harus dimulai dengan bicara tentang manusia. Manusia adalah makhluk yang tidak hadir dengan sendirinya. Ia dicipta hasil sebuah kreasi dan Tuhan adalah pencipta. Fromm menunjukkan bahwa secara eksistensi manusia adalah makhluk yang sendiri, ia bebas menentukkan dirinya, ia sadar bahwa ia terpisah dari alam. Oleh karena itu, yang dimaksud sendiri ialah sendiri dalam kesadaran dan kebebasan, tetapi berelasi dengan kesadaran. Melalui cinta Fromm membuktikan bahwa kebutuhan akan relasi pada manusia merupakan kebutuhan yang tidak dihindari. Karena cinta menjadi hubungan yang paling mendasar. Cinta menyadarkan aku pada diriku dan aku pada engkau, bahwa aku membutuhkan engkau untuk menjadi aktual pada diriku. Fromm merupakan penganut psikoanalis, Fromm menyadari bahwa cinta itu mempunyai bentuk, hanya saja tidak dalam bentuk materi melainkan berbentuk dalam ekspresi aktivitas mencinta yang di aktual sesuai dengan kondisinya. Bentuk bentuk cinta itu adalah cinta persaudaraan, cinta keibuan, cinta erotis, cinta diri sendiri, dan cinta pada Tuhan.
Kata Kunci: Fromm, Seni Mencintai, Cinta.
Bibliografi : 30
Kata Kunci: Fromm, Seni Mencintai, Cinta.
Bibliografi : 30
Sarah Ghina Mahdiyah - Personal Name
115104006 - Sarah Ghina Mahdiyah
Skripsi PFA
Indonesia
Universitas Paramadina
2019
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...